News

Milad ke-76 Asrama Aceh Meurapi Duwa Yogyakarta Tampilkan Semangat Kebersamaan di Tengah Hujan Deras

495
×

Milad ke-76 Asrama Aceh Meurapi Duwa Yogyakarta Tampilkan Semangat Kebersamaan di Tengah Hujan Deras

Sebarkan artikel ini
Penampilan top daboh pada Milad ke-76 Asrama Aceh Meurapi Duwa Yogyakarta, di Yogyakarta, Sabtu (31/5/2025). FOTO/ DOK MEDIA POS ACEH

posaceh.com, Yogyakarta – Perayaan Milad ke-76 Asrama Aceh Meurapi Duwa Yogyakarta, berlangsung meriah meski diguyur hujan deras sejak sore hari. Mengusung tema “Budaya Aceh”, kegiatan tersebut menjadi momentum penting untuk mempererat kebersamaan antar mahasiswa, alumni, dan masyarakat Aceh di perantauan, serta sarana pelestarian seni dan budaya daerah, di Yogyakarta, Sabtu (31/5/2025).

Kegiatan semula dijadwalkan dimulai pukul 20.00 WIB di halaman asrama, namun hujan deras yang tak kunjung reda memaksa panitia untuk melakukan perubahan mendadak. Rencana awal menyewa tenda urung terlaksana, sehingga acara akhirnya dipindahkan ke dalam gedung asrama dengan segala keterbatasannya.

Meski ruangan terbatas dan penuh sesak, semangat panitia dan para tamu undangan tidak surut. Sebagian hadirin bahkan menyaksikan acara dari luar ruangan melalui jendela. Situasi ini justru memperkuat nuansa kekeluargaan dan solidaritas, menjadi simbol kuatnya kebersamaan di tengah tantangan.

Sejumlah pertunjukan seni tradisional Aceh tetap disuguhkan dengan semangat tinggi. Di antaranya Didong Gayo oleh Sanggar Lungun, Ratoh Jaroe oleh Rampoe UGM dan SAKA UGM, serta Hikayat oleh Center for Hikayat Studies. Tak ketinggalan penampilan Rapai Grimpeng oleh Seuraya, dan Peuleubat oleh Ikamara, yang tetap memukau meski dipentaskan di ruang terbatas.

Ketika hujan mulai mereda, penonton diarahkan keluar ruangan untuk menyaksikan pertunjukan puncak berupa Debus, yang dipadukan dengan pembacaan puisi “Alasan Mengapa Kita Menjadi Kebal”. Dalam suasana gerimis dan cahaya api, penampilan ini memberi penutup yang menggugah dan penuh makna, menyiratkan daya tahan masyarakat Aceh menghadapi kerasnya kehidupan.

Mahasiswa, alumni, dan masyarakat Aceh antusias menyaksikan berbagai penampilan dalam kemeriahan Milad ke-76 Asrama Aceh Meurapi Duwa Yogyakarta, di Yogyakarta, Sabtu (31/5/2025). FOTO/ DOK MEDIA POS ACEH

Ketua Asrama Aceh Meurapi Duwa Yogyakarta, Fawwaz Malikha menyampaikan, milad tersebut bukan hanya perayaan tahunan, tetapi juga bentuk nyata dari semangat persaudaraan di tanah rantau.

“Milad ini jadi momen penting untuk mempererat ikatan kekeluargaan antara mahasiswa, alumni, dan masyarakat Aceh di Jogja. Di perantauan, kebersamaan dan rasa saling memiliki adalah hal yang harus terus kita jaga,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Panitia Milad ke-76, M Fatih Ats juga menegaskan, kegiatan tersebut memiliki nilai edukatif bagi generasi muda Aceh.

“Kami berharap milad ini tidak hanya menjadi selebrasi, tapi juga tempat belajar dan mengenal kembali budaya Aceh, sebagai bagian dari identitas kita di perantauan,” katanya.

Selain itu, ucapan terima kasih juga disampaikan kepada para alumni dan sponsor yang telah memberikan dukungan moril maupun materil hingga acara ini dapat terselenggara dengan sukses.

Milad ke-76 tersebut tak hanya menjadi ajang silaturahmi, tapi juga menunjukkan bahwa di tengah keterbatasan dan tantangan, semangat untuk menjaga budaya dan memperkuat kebersamaan tidak pernah pudar. Di tanah rantau, warga Aceh tetap kebal dari lupa, kuat karena bersama.(Wahyu Desmi/*)