News

Koordinator Presidium MD KAHMI Aceh Besar Silaturahmi dengan Ketua Komisariat HMI, Bahas Penguatan Organisasi

19
×

Koordinator Presidium MD KAHMI Aceh Besar Silaturahmi dengan Ketua Komisariat HMI, Bahas Penguatan Organisasi

Sebarkan artikel ini
Musriadi Aswad yang juga menjabat sebagai Koordinator Presidium MD KAHMI Aceh Besar, menggelar silaturahmi bersama seluruh Ketua Komisariat Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) di wilayah Aceh Besar, di ruang kerja DPRK Banda Aceh, Senin (20/4/2026). FOTO/ MARDG

posaceh.com, Banda Aceh – Musriadi Aswad yang juga menjabat sebagai Koordinator Presidium MD KAHMI Aceh Besar, menggelar silaturahmi bersama seluruh Ketua Komisariat Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) di wilayah Aceh Besar. Pertemuan tersebut berlangsung di ruang kerja DPRK Banda Aceh dalam suasana hangat dan penuh semangat kebersamaan, Senin (20/4/2026).

Dalam kesempatan itu, Musriadi Aswad menyampaikan bahwa silaturahmi ini merupakan langkah strategis dalam memperkuat konsolidasi organisasi, sekaligus menjadi ruang diskusi terbuka bagi kader HMI untuk menyampaikan gagasan dan pandangan terkait kemajuan organisasi ke depan.
“Silaturahmi dan diskusi ini sangat strategis, karena berfokus pada kemajuan organisasi serta memperkuat sinergi antar kader HMI dan alumni KAHMI di Aceh Besar,” ujar Musriadi.

Kegiatan ini menjadi wadah penting dalam mempererat hubungan antar kader, sekaligus membangun komunikasi yang lebih intens antara tingkat komisariat, cabang, hingga alumni. Dalam diskusi tersebut, berbagai isu strategis turut dibahas, mulai dari penguatan kaderisasi, peran mahasiswa dalam pembangunan daerah, hingga upaya menjaga eksistensi organisasi di tengah dinamika zaman.

Para Ketua Komisariat HMI yang hadir menyambut baik inisiatif tersebut. Mereka menilai bahwa pertemuan seperti ini sangat diperlukan untuk memperkuat arah gerak organisasi serta menciptakan kolaborasi yang lebih solid antara kader aktif dan alumni.

Dengan adanya silaturahmi ini, diharapkan tercipta sinergi yang berkelanjutan antara HMI dan KAHMI, sehingga mampu melahirkan kader-kader yang tidak hanya unggul secara intelektual, tetapi juga memiliki komitmen kuat dalam membangun daerah, khususnya di Aceh Besar.(Mar)