Pendidikan

80 Pelajar SMK Aceh Menyelesaikan Magang di Sumut dan Jabar

1776
×

80 Pelajar SMK Aceh Menyelesaikan Magang di Sumut dan Jabar

Sebarkan artikel ini
Tenaga Ahli Dinas Pendidikan Aceh, Fauzan Febriansyah SH, memberikan sambutan saat penjemputan siswa-siswi SMK di kantor PT Innovam Indonesia Global di Medan, Sumatera Utara, Sabtu, (4/12/2021). FOTO HUMAS DISDIK ACEH

posaceh.com Medan – Sebanyak 80 siswa-siswi Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) se-Aceh telah menyelesaikan praktik kerja magang selama sebulan, sejak 4 November hingga 3 Desember 2021 di Sumatera Utara dan Jawa Barat.

30 siswa-siswi ditempatkan di PT Quality Farm, Cianjur, Jawa Barat dan 50 orang lainnya magang di PT Innovam Indonesia Global, Medan, Sumatera Utara.

Kepala Dinas Pendidikan Aceh, Drs. Alhudri, MM, melalui Tenaga Ahli Dinas Pendidikan Aceh, Fauzan Febriansyah SH, turut didampingi Penasihat Gubernur Bidang Pendidikan, Fauzan Azima dan Tenaga Ahli Disdik Aceh Maharadi pada penjemputan siswa mengatakan, dengan berakhirnya masa magang ini diharapkan siswa dan siswi SMK akan dapat meningkatkan kemampuan siswa sesuai keahliannya masing-masing.

“Tentu siswa-siswi sudah paham dengan keahliannya, hal ini bertujuan untuk dapat bekerja setelah mereka lulus dari SMK. Kita targetkan mereka bisa bekerja baik dunia usaha maupun di dunia industri,” ungkap Fauzan di kantor PT Innovam Indonesia Global di Medan, Sumatera Utara, Sabtu, (4/12/2021).

Siswa-siswi SMK yang telah menyelesaikan magang saat penjemputan di kantor PT Innovam Indonesia Global di Medan, Sumatera Utara, Sabtu, (4/12/2021). FOTO DISDIK ACEH

Menurutnya, siswa yang telah selesai mengikuti magang, diharapkan dapat menguasai berbagai bidang keahlian, seperti  spooring and balancing, auto body repair, teknik kendaraan ringan (TKR), pengelasan (welding), teknik komputer jaringan (TKJ), dan  bidang marketing online.

“Sedangkan siswa-siswi yang selesai  magang di PT Quality Farm, Cianjur, Jawa Barat, umumnya diharapkan menguasai tiga bidang kompetensi, yakni kecantikan, multimedia, serta agribisnis dan holtikultura,” harapnya.

Fauzan menambahkan, setidaknya siswa-siswi SMK sudah memiliki kemampuan dasar sesuai bidang yang digelutinya. Sesuai dengan rencana pemerintah untuk memperkuat pendidikan vokasi sebagai upaya dalam meningkatkan daya saing lulusan saat memasuki industri, dunia usahan dan dunia kerja.

“Kami mewakili Kadisdik Aceh menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada PT Innovam Indonesia Global yang telah ikut andil memajukan pendidikan di Aceh melalui program pemagangan,” sebut Fauzan.

Selanjutnya, ia menjelaskan program pemagangan ini akan terus berlanjut, agara para siswa nanti tidak hanya bekerja di dunia industri, namun juga terlibat menjadi pelaku UMKM.

“Dengan bekal keterampilan yang di milikinya sewaktu di SMK. Inilah Saatnya mewujudkan SMK Bisa, Hebat, siap bekerja dan siap berwirausaha,” tuturnya.

Sementara iti, Direktur PT. Innovam Indonesia Global, Hasustan Kosim mengatakan sebanyak 80 siswa magang SMK dari Aceh telah berkomitmen penuh dan bersungguh-sunguh mengikuti semua proses kerja pemagangan selama satu bulan ini.

“Siswa-siswi telah dinilai pada  keseluruhannya dan telah memenuhi kompetensi, mereka berkompeten di bidang keahlian masing-masing, semoga tahun depan siswa-siswi SMK Aceh setelah tamat dari sekolah bisa ikut bergabung di dunia industri yang bonafit dan berskala nasional,” tutupnya. (Muiz/rel)