Olahraga

KONI Aceh Besar Tekankan Setiap Cabor Raih Emas di PORA

1759
×

KONI Aceh Besar Tekankan Setiap Cabor Raih Emas di PORA

Sebarkan artikel ini
Ketua Umum KONI Aceh Besar, Muhibuddin Ibrahim atau Ucok Sibreh (duduk tengah) berpose bersama atlet angkat besi, angkat berat dan pengurus pelepasan mengikuti Pra PORA di aula Sekretariat KONI Aceh Besar, Lambaro, Sabtu (4/12/2021). Foto : Sudirman Mansyur.

posaceh.com, Kota Jantho – KONI Aceh Besar menekankan setiap cabang olahraga meraih medali emas di PORA XIV/2022 Pidie, untuk bisa mempertahankan juara umum.

“Kita cari emas, bukan perak untuk meraih juara umum di PORA Pidie, karena seberapapun banyak perak tidak bisa menggantikan satu emas,” ujar Ketua Umum KONI Aceh Besar, Muhibuddin Ibrahim atau yang akrab disapa Ucok Sibreh kepada wartawan usai melepas atlet tujuh cabang olahraga yang akan mengikuti Pra PORA di Sekretariat KONI Aceh Besar, di Lambaro, Sabtu (4/12/2021).

Para atlet tujuh cabang olahraga yang dilepas secara serentak mengikuti Pra PORA yaitu wushu, balap motor, angkat besi, tarung derajat, dayung, angkat berat, menembak.

Untuk itulah, kata Ucok Sibreh, semua cabang olahraga dijadikan andalan dan ditargetkan meraih medali emas. “Meski di Pra PORA ada atlet kita dari berbagai cabang olahraga tidak meraih medali, tetapi dapat peringkat hanya untuk lolos ke PORA Pidie,” ujarnya.

“Begitupun, dari cabang olahraga yang sudah selesai Pra PORA, kita meraih juara umum di lima cabang olahraga yaitu tinju, balap sepeda, drum band, renang dan atletik,” ujarnya.

Ucok Sibreh menyebutkan, Aceh Besar mengikuti 34 dari 36 cabang olahraga Pra PORA. “Kita tidak ikut layar dan arung jeram,” ujar Muhibuddin yang juga anggota DPRK Aceh Besar dari Fraksi Partai Golkar ini.

Sesuai informasi dari KONI Aceh, hingga awal Desember ini sudah 20 cabang olahraga melaksanakan Prakualifikasi Pekan Olahraga Aceh (Pra PORA). Pelaksanaan prakualifikasi semua cabang olahraga harus selesai pada 2021 ini.

Butuh Biaya Besar

Disebutkannya, KONI Aceh dalam persiapan dan pengiriman atlet semua cabang menghadapi Pra PORA di tengah masa pandemi corona virus desease (Covid-19) tidak punya banyak anggaran, sehingga pemusatan latihan atlet dilakukan mandiri masing-masing cabang olahraga.

“Karena itulah kita selalu minta kepada bupati agar aggaran dapat terpenuhi untuk honor atlet, pelatih, biaya latihan, atribut, bonus atlet yang dapat medali,” katanya.

Sebutnya, dukungan Bupati Mawardi Ali terhadap pembinaan prestasi atlet selama ini cukup baik, terlebih menghadapi Pra PORA dan PORA. Apalagi dukungan juga ada dari anggota DPRK yang ada di KONI Aceh Besar sama-sama memajukan prestasi olahraga daerah ini.

Sebutnya, menghadapi PORA butuh biaya besar. “Kemungkinan kita tidak buat latihan terpusat, namun secara mandiri di masing-masing cabang olahraga. Untuk itulah setiap cabang olahraga kita minta evaluasi dari setiap latihan yang telah dilakukan,” katanya.

Diperkirakannya ada 500 atlet dan pelatih Aceh Besar yang akan mengikuti PORA di Pidie.

Diketahui pada PORA XIII/2018, Aceh Besar sebagai tuan rumah berhasil meraih juara umum. (Sudirman Mansyur).