posaceh.com, Sabang – Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Sabang mengadakan Workshop Penggiat Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) dalam rangka memperingati Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) 2024, di Ruang Theater Museum Sabang, Kamis (13/6/2024).
Workshop ini diikuti oleh 30 peserta yang merupakan tokoh perwakilan dari berbagai instansi pemerintah dan masyarakat. Kepala BNN Kota Sabang, Hasnanda Putra, S.T., M.M., M.T., menyampaikan bahwa tujuan dari workshop ini adalah untuk mengoptimalkan upaya P4GN dengan dukungan dari seluruh pihak di Kota Sabang.
“Kami berharap bapak dan ibu yang hadir dan mengikuti kegiatan hingga selesai dapat menjadi Penggiat P4GN di lingkungan masing-masing. Tugasnya adalah sebagai perpanjangan tangan BNN dalam melakukan upaya P4GN dan nantinya melaporkan kegiatan tersebut melalui aplikasi website Sipenggiat,” ujar Hasnanda.

Ketua Tim P2M, Supriadi, S.T., dalam laporannya menyampaikan bahwa kegiatan yang mengundang 30 peserta dan 3 narasumber ini dilaksanakan sesuai dengan Instruksi Presiden Nomor 2 Tahun 2020 tentang Program Rencana Aksi Nasional P4GN.
Pada kesempatan ini, BNN Kota Sabang menghadirkan Ketua Sekolah Tinggi Ilmu Islam (STIS) Al-Aziziyah Sabang, Abiya Dr. Tgk. Inran Abu Bakar, S.HI., M.Sy., sebagai pemateri pertama. Abiya menekankan pentingnya perhatian dari semua pihak dalam memberantas permasalahan narkoba dan menepis hoaks terkait penggunaan ganja dalam masakan Aceh.
“Banyak yang bilang masakan Aceh mengandung narkotika, itu hoaks. Masakan Aceh enak karena banyak rempah-rempah, bukan karena narkotika. Jadi, kita sebagai masyarakat Aceh jangan ikut menyebarkan hal yang salah ke masyarakat luar,” tegas Abiya.
Pemateri kedua, Prof. Dr. H. Syamsul Rijal, M.Ag., Guru Besar Filsafat Islam pada Fakultas Ushuluddin Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh, membahas peran penting media sosial dan para Penggiat dalam mencegah peredaran dan penyalahgunaan narkoba di lingkungan mereka masing-masing.
Pemateri ketiga, Zulfikar Lidan dari Presidium MW KAHMI Aceh, menjelaskan tentang dampak nyata dari penyalahgunaan narkoba.
Dalam kegiatan ini juga dilakukan deteksi dini melalui pemeriksaan urine bagi para peserta Workshop Penggiat P4GN. Acara ditutup dengan penyematan Pin Penggiat P4GN secara simbolis oleh Kepala BNN Kota Sabang, Hasnanda Putra, S.T., M.M., M.T., bersama para pemateri workshop.(Aldi/*)











