DaerahEkbis

PT PEMA Fokus Benahi Tata Kelola dan Perkuat Kinerja Bisnis Sepanjang 2025

19
×

PT PEMA Fokus Benahi Tata Kelola dan Perkuat Kinerja Bisnis Sepanjang 2025

Sebarkan artikel ini
Direktur Utama PT PEMA. Mawardi Nur, SE

posaceh.com, Banda Aceh – PT Pembangunan Aceh (Perseroda) atau PT PEMA menjadikan tahun 2025 sebagai momentum penguatan fondasi perusahaan melalui pembenahan tata kelola, peningkatan kinerja bisnis, serta penguatan pengawasan internal.

Di tengah tuntutan publik terhadap kinerja badan usaha milik daerah (BUMD), PT PEMA memilih fokus pada transformasi internal guna membangun perusahaan yang lebih profesional dan berkelanjutan.

Salah satu langkah utama yang dilakukan adalah penguatan penerapan Good Corporate Governance (GCG). Perusahaan memperkuat struktur organisasi, memperjelas standar operasional prosedur (SOP), meningkatkan pengawasan internal, serta mendorong sistem pelaporan yang lebih transparan dan terukur.

Manajemen PT PEMA menilai tata kelola yang baik merupakan fondasi penting dalam menjaga keberlangsungan usaha dan meningkatkan kepercayaan publik terhadap perusahaan daerah.

Upaya pembenahan tersebut juga tercermin dalam sejumlah capaian bisnis dan hukum selama tahun 2025. Salah satunya adalah kemenangan PT PEMA dalam perkara kopi melawan PT Jingki Roda Gayo (JRG) berdasarkan Putusan Pengadilan Negeri Banda Aceh Nomor 9/Pdt.G/2025/PN Bna.

Kemenangan tersebut dinilai menjadi langkah penting dalam menjaga aset dan kepentingan daerah serta memperkuat posisi perusahaan dalam melindungi hak-hak bisnisnya.

Di sektor energi, anak usaha PT PEMA, PT Pema Global Energy (PGE), berhasil meningkatkan harga jual gas melalui optimalisasi kontrak dan strategi negosiasi. Langkah ini diharapkan dapat memperkuat posisi bisnis perusahaan sekaligus meningkatkan kontribusi terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Selain itu, PT PEMA juga mencatat peningkatan nilai jual komoditas sulfur melalui pendekatan bisnis yang lebih adaptif terhadap dinamika pasar. Strategi tersebut menunjukkan upaya perusahaan untuk meningkatkan efisiensi dan memperkuat daya saing usaha.

Dari sisi pengelolaan keuangan, perusahaan terus memperkuat disiplin anggaran melalui efisiensi biaya, rasionalisasi pengeluaran, serta peningkatan kontrol keuangan. Langkah ini dilakukan untuk menjaga kesehatan perusahaan dan mendukung keberlanjutan bisnis dalam jangka panjang.

PT PEMA juga mulai mendorong digitalisasi dan peningkatan kualitas layanan sebagai bagian dari adaptasi terhadap perkembangan teknologi dan kebutuhan bisnis modern. Transformasi ini diharapkan tidak hanya meningkatkan efisiensi operasional, tetapi juga memperbaiki kualitas pelayanan sebagai perusahaan milik daerah.

Di sisi lain, perusahaan mulai mengembangkan diversifikasi usaha melalui perdagangan kopi dan inisiasi sektor telekomunikasi. Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya membuka sumber pendapatan baru di luar sektor inti perusahaan.

Meski demikian, perusahaan menegaskan bahwa ekspansi usaha akan dilakukan secara terukur dengan mempertimbangkan kesiapan sumber daya dan kompetensi agar setiap lini bisnis dapat dikelola secara profesional.

Penguatan budaya kerja, integritas, serta sistem pengelolaan perusahaan menjadi agenda jangka panjang yang terus dijalankan sepanjang tahun ini. PT PEMA menilai transformasi perusahaan tidak dapat dicapai secara instan, melainkan membutuhkan konsistensi dan komitmen berkelanjutan.

Sepanjang 2025, PT PEMA belum menargetkan lompatan bisnis yang bersifat spektakuler. Fokus utama perusahaan adalah membangun fondasi yang kuat guna mendukung pertumbuhan jangka panjang dan meningkatkan manfaat ekonomi bagi masyarakat Aceh.

Publik kini menantikan hasil dari berbagai langkah transformasi tersebut, terutama dalam bentuk peningkatan kontribusi perusahaan terhadap pembangunan daerah dan kesejahteraan masyarakat Aceh.(Hadi)