Daerah

Konsistensi Pengelolaan Lingkungan secara Berkelanjutan, SBA Raih PROPER Hijau dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan

1935
×

Konsistensi Pengelolaan Lingkungan secara Berkelanjutan, SBA Raih PROPER Hijau dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan

Sebarkan artikel ini
Indah dan asrinya Pabrik Solusi Bangun Andalas di Lhoknga, Aceh Besar. FOTO/ HUMAS SBA

posaceh.com, Kota Jantho – PT Solusi Bangun Andalas (SBA) kembali meraih peringkat Hijau atas konsistensi pengelolaan lingkungan secara berkelanjutan, pada Program Penilaian Peringkat Kinerja Perusahaan (PROPER) dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) Republik Indonesia, yang diumumkan melalui Keputusan Menteri Lingkungan Hidup dan kehutanan Republik Indonesia Nomor SK.1299/MENLHK/SETJEN/KUM.1/12/2022 tentang hasil penilaian peringkat kinerja Perusahaan dalam pengelolaan lingkungan hidup tahun 2021 – 2022, 29 Desember 2022.

Sebagai bagian dari PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG), SBA secara konsisten menjalankan operasional sesuai misi Perusahaan yaitu dengan fokus untuk menciptakan perlindungan lingkungan dan tanggung jawab sosial yang berkelanjutan. “Alhamdulillah, SBA kembali meraih PROPER Hijau tahun ini, tentu ini merupakan bukti nyata dari upaya pengelolaan lingkungan yang terus kami lakukan secara berkelanjutan demi mewujudkan #MasaDepanYangKitaMau,” tutur Anwar Bakti, Acting General Manager pabrik SBA di Lhoknga, Aceh Besar, Jumat (30/12/2022).

PROPER Hijau ini menunjukkan bahwa upaya pengelolaan lingkungan yang dilakukan SBA telah mampu melampaui persyaratan (beyond compliance) yang mencakup penerapan sistem manajemen lingkungan, upaya efisiensi energi, upaya penurunan emisi, pemanfaatan sumber daya secara efisien melalui upaya 4R (Reduce, Reuse, Recycle dan Recovery).
“Juga limbah B3 dan non B3, konservasi air, penurunan beban pencemaran air limbah, perlindungan keanekaragaman hayati dan melakukan upaya tanggung jawab sosial (CSR) yang baik,” sebutnya.

Lebih lanjut, Anwar menerangkan bahwa SBA juga melakukan program-program efisiensi dalam pengelolaan lingkungan. Beberapa contoh di antaranya adalah penghematan penggunaan air bersih hingga 251.579,26 m3 melalui instalasi fasilitas daur ulang air untuk proses pendinginan mesin dan penurunan beban pencemar air melalui instalasi drum filtrasi limbah cair di IPAL air domestik, efisiensi energi pada Raw Mill Separator Motor Upgrade yang dapat menurunkan pemakaian energi listrik sebesar 724 GJ, serta penurunan emisi karbon melalui pemakaian oli bekas di Burner Kiln untuk mengurangi emisi gas rumah kaca sebesar 22,72 ton CO2, kemudian mengurangi kemasan bekas B3 sebesar 28,41 ton dengan mengoptimalkan penggunaan Cement Grinding Aid (CGA) Refil di Cement Mill.

“Rutin melakukan penanaman pohon di area bekas tambangnya, hingga Desember 2022 SBA telah menghijaukan area tambang clay (tanah liat) seluas 8,7 hektar, dan 15,85 hektar untuk area tambang Batu Gamping. SBA juga memiliki Nursery Plant (taman pembibitan) di areal pabrik,” ungkap Anwar.
Komitmen ini juga mengantarkan PT Solusi Bangun Indonesia Tbk yang merupakan induk perusahaan SBA meraih PROPER Emas untuk Pabrik Cilacap dan PROPER Hijau untuk Pabrik Narogong dan Tuban.

KLHK menginisiasi PROPER sejak tahun 1995 untuk mendorong pelaku industri meningkatkan pengelolaan lingkungan dalam operasionalnya. Berdasarkan kriteria penilaian yang ditetapkan, PROPER menetapkan peringkat secara berjenjang yaitu Emas, Hijau dan Biru untuk kinerja pengelolaan lingkungan yang baik, serta Merah dan Hitam untuk kinerja pengelolaan lingkungan yang dinilai buruk.

Jumlah peserta PROPER tahun 2022 mengalami peningkatan dari tahun sebelumnya sebesar 23% dari 2.593 perusahaan menjadi 3.200 perusahaan. Berdasarkan penilaian Direktorat Jenderal Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan, Direktorat Jenderal Pengelolaan Sampah, Limbah dan B3 KLHK, Dinas Lingkungan hidup 33 Provinsi, perguruan tinggai serta Dewan Pertimbangan PROPER, maka Menteri LHK menetapkan peringkat kinerja perusahaan PROPER periode 2021 – 2022 sebanyak 51 perusahaan berperingkat EMAS, 170 perusahaan berperingkat HIJAU, 2.031 perusahaan berperingkat BIRU, 887 perusahaan berperingkat MERAH, 2 perusahaan berperingkat HITAM, 59 perusahaan dikenakan penegakan hukum/tidak beroperasi/ditangguhkan.

Sementara itu, Faraby Azwany Head of Media PT Solusi Bangun Andalas, dalam relisnya, juga menyampaikan tentang PT Solusi Bangun Andalas yang adalah anak perusahaan dari PT Solusi Bangun Indonesia Tbk – bagian dari PT Semen Indonesia (Persero) Tbk atau SIG. SBA memiliki kapasitas produksi 1.8 juta ton semen per tahun. Perusahaan mengoperasikan pabrik terintegrasi di Lhoknga, dan fasilitas pengemasan yang berlokasi di Lhoknga, Lhokseumawe, Belawan, Batam and Dumai.

“Kami memasarkan produk semen dengan merek Semen Andalas, perusahaan berkomitmen mendukung pertumbuhan perekonomian bangsa dengan inovasi dan solusi. Sebagai mitra terpercaya, perusahaan terus berupaya tumbuh bersama masyarakat melalui lima pilar CSRnya yaitu: SBA Cerdas, SBA Sehat, SBA Mandiri, SBA Lestari dan SBA Peduli,” demikian Faraby Azwany.(MarDG/*)