Banghas

Sajian Mie Lobster di Tepian Samudera Hindia

3583

Aceh kaya hasil laut, yang melimpah di pesisir barat sampai kepulauan sekitar di area laut dunia Samudera Hindia. Barat Selatan yang terhampar dari Aceh Jaya sampai tanah Singkil menyimpan hasil laut dengan pemandangan yang luar biasa.

Lobster adalah hasil laut yang melimpah di negeri Samudera Hindia ini, hewan laut cantik ini awalnya populer dengan Simeulue. Ternyata, sicantik samudera ini juga merata hidup di negeri pesisi barat selatan.

Aceh Jaya, di antara negeri yang juga memiliki hasil laut lobster, makanan unggulan yang banyak disukai dan memiliki harga tinggi.

Dalam daftar menu sajian makanan dari laut, lobster menjadi hidangan yang sangat disukai. Lobster digemari karena dagingnya yang tebal, penuh berisi dan lezat. Lobster pun kian sedap ketika diracik untuk olahan mie Aceh. Mangat dan dapat!

Saya pun mencoba sensasi kuliner yang kian kesohor ini, sebagai sajian tak boleh dilewatkan ketika berada di Aceg Jaya.

Bersama anak muda Aceh Jaya, saya pun bertandang ke warung makan Mie Aceh Yahmu di ujung Rigaih, Setia Bakti. “Lobster nya asli Calang bang, segar dan saya langganan di sini,” kata Dedi, teman kami yang menemani kami singgah di warung pinggir tepi lautan ini.

Beberapa waktu kemudian, sajian lobster dalam mie tumis terhidang. “Bereh that, rasa sudah terasa sejak bau mengepul,” kata Muchlis teman yang ikut mendampingi.

Sebelumnya pemilik warung memperlihatkan sejumla losbter yang siap diolah dalam mie. Ukurannya beragam dengan bentuk tubuh berwarna-warni, khasnya seekor udang lobster.

Lobster air laut memiliki warna tubuh ungu, hijau, merah, dan abu-abu. Hewan laut ini cenderung tidak memiliki capit dan kebanyakan ditemukan hidup di daerah yang banyak terumbu karang.

Sekejap saja, sajian mie lobster di depan saya habis. Kuah tumis yang membalut tubuh lobster terasa sangat nikmat, saya merasa porsinya sedikit sekali. Mungkin karena bumbunya pas dan rasanya dapat, saya paling cepat menuntaskan hidangan ini.

Di sini istimewa, selain kita bisa lebih santai, pemandangan laut ke pulau-pulau kecil juga sangat indah. Apalagi kami duduk menghadap ke tepian samudera, dengan perahu- perahu dan pulau kecil di antara teluk Calang yang mempesona.

Kami pun menikmati rasa yang menggoda, sajian mie lobster dengan pemandangan laut yang aduhai. Sebuah sajian dari Calang, serpihan surga di negeri Daya tepian Samudera Hindia. (Hasnanda Putra)

Exit mobile version