Daerah

Kapendam IM: Kasus Kematian Warga Aceh Timur dalam Penyelidikan Intensif

1089
×

Kapendam IM: Kasus Kematian Warga Aceh Timur dalam Penyelidikan Intensif

Sebarkan artikel ini
Kapendam IM, Kolonel Inf Drs. Alim Bahri saat memberikan keterangannya terkait kasus kematian warga Aceh Timur, di Media Center Kodam IM, Kota Banda Aceh, Sabtu (15/6/2024). FOTO/ PENDAM KODAM IM

posaceh.com, Banda Aceh – Kepala Penerangan Kodam Iskandar Muda (Kapendam IM), Kolonel Inf Drs Alim Bahri mengatakan, kasus kematian warga Aceh Timur, Sulaimansyah, yang diklaim melibatkan personel Yonif 111/KB, masih dalam proses penyidikan oleh Pomdam IM untuk menentukan sejauh mana keterlibatan oknum TNI dalam kejadian tersebut.

“Jika terbukti bersalah, para pelaku akan dihukum seberat-beratnya sesuai dengan ketentuan hukum militer yang berlaku,” tegasnya, dalam konferensi pers terkait pemberitaan Lembaga Bantuan Hukum (LBH) dan media online Aceh Journal National Network (AJNN) terkait kasus tersebut, di Media Center Kodam IM, Sabtu (15/6/2024).

Kolonel Alim Bahri juga menyampaikan bahwa persidangan kasus ini akan dilaksanakan secara terbuka di Pengadilan Militer, dan masyarakat diundang untuk hadir menyaksikan proses persidangan. “Kami akan terus berkoordinasi dan berkomunikasi dengan Pomdam IM dan Oditur Militer, serta memberikan informasi terbaru kepada publik secepatnya,” tambahnya.

Sulaimansyah dilaporkan meninggal dunia pada Sabtu, 18 Mei 2024. Orang tua korban, Salat Ibrahim, melaporkan kejadian tersebut ke Subdenpom IM/1 Langsa pada 20 Mei 2024 pukul 20.30 WIB. Menindaklanjuti laporan ini, Denpom IM/1 dan Subdenpom Langsa segera melakukan penyelidikan. Selain itu, Kodam IM membentuk tim investigasi yang bekerja sejak 21 hingga 29 Mei 2024.

Hasil investigasi yang menyeluruh ini kemudian dibahas dalam gelar perkara di Mapomdam IM bersama Oditur Militer pada 30 Mei 2024. Penyidikan resmi dimulai pada 4 Juni 2024 dan masih berlangsung hingga saat ini. Berkas perkara diperkirakan akan dilimpahkan ke Oditur Militer I-01 Banda Aceh pada minggu ketiga bulan Juni 2024, sekitar tanggal 20 Juni 2024.

Kodam IM berkomitmen untuk menyelesaikan kasus ini dengan adil dan transparan, mengedepankan asas keadilan dan profesionalisme. Kolonel Alim Bahri juga menyampaikan rasa duka cita yang mendalam kepada keluarga almarhum Sulaimansyah dan mengimbau masyarakat untuk tidak menyebarkan informasi yang tidak benar dan provokatif.

“Mari kita bersama-sama menjaga situasi dan kondisi yang aman dan damai,” pungkasnya.(Wahyu Desmi/*)