posaceh.com, Banda Aceh – Sebanyak 390 jamaah haji Aceh yang tergabung dalam kloter 7 kembali mendarat di Bandara Sultan Iskandar Muda (SIM) Blang Bintang, Kabupaten Aceh Besar, pada Jumat (4/7/2025) pagi, pukul 08.16 WIB.
Sebelumnya, 393 jamaah haji yang berangkat ke Arab Saudi, tetapi dua masih dirawat di Madinah dan satu asal Aceh Tamiang wafat di Tanah Suci. Hal ini disampaikan oleh Ketua PPIH Debarkasi Aceh yang juga Kakanwil Kemenag Aceh, Drs H Azhari MSi yang didampingi para Kakankemenag.
“Dua jamah haji masih harus mendapat perawatan di Arab Saudi,” kata Azhari. Menurut Azhari, Kloter 7 merupakan jamaah gabungan dari beberapa kabupaten kota, berasal dari Kota Langsa, Aceh Tamiang, Sabang, Aceh Barat, dan Kota Banda Aceh.
Seorang jamaah Kloter 7 dinyatakan wafat di tanah suci akni almarhum Abdul Kadir Jailani berusia 89 tahun, asal Aceh Tamiang, yang meninggal pada Kamis (19/6/2025) di Mekkah. Kemudian dua jamaah yang sedang dirawat di Madinah yakni Nawawi bin Muhammad Amin beusia 62 tahun, asal Langsa serta Basyariah Muhammad Yunan, berusia76 tahun.
“Kita berharap jamaah yang masih dirawat di Arab Saudi dapat segera sembuh dan segera kembali ke Aceh dengan sehat,” harap Azhari. Ketua Kloter 7, H Anwar Padli SAg dalam laporannya menyatakan jumlah sumbangan jamaahnya untuk kemakmuran Masjid Asrama Haji sebesar Rp 31.500.000.
“Saat pemberangkatan, juga telah diserahkan melalui BKM Al-Mabrur, Rp 1.327.000,” ujar Anwar, Kakankemenag Aceh Tamiang. Usai penyambutan, bus dan minibus mengantar jamaah ke Karang Baru/Kuala Simpang, Kota Langsa, dan Meulaboh.
“Jamaah Kota Sabang, akan ke Sabang pada sore hari dengan kapal cepat, tapi barangnya duluan dikirim dengan kapal lambat. Sebagian jamaah belum balik hari ini, sebab memang ada keluarga dan rumah di Banda Aceh atau Aceh Besar,” ujar Kasi PHU Kankemenag Kota Sabang H Ghazali SAg MEI, didampingi Kasi Bimas H Murdani SAg MA.(Muh/*)











