posaceh.com, Jakarta – Wuling Air ev bekas kini semakin menarik perhatian karena banderolnya mulai masuk wilayah yang lebih ramah bagi pemburu mobil listrik.
Kondisi ini membuka peluang bagi konsumen yang ingin menikmati kendaraan listrik tanpa harus membayar harga unit baru.
Penurunan nilai jual membuat Air lebih mudah ditemukan di pasar seken dengan pilihan tahun, jarak tempuh, dan kondisi yang beragam.
Namun calon pembeli tetap perlu melihat riwayat pemakaian karena faktor tersebut sangat mempengaruhi harga dan kelayakan kendaraan.
1. Wuling Air ev Lite atau Rentang Standar
Varian ini memakai baterai 17,3 kWh dengan kemampuan jelajah hingga 200 kilometer. Motor listriknya menghasilkan tenaga 30 kW dan torsi 110 Nm, sehingga cukup relevan untuk kebutuhan harian di perkotaan.
Harga bekasnya berada di kisaran Rp100 jutaan, tergantung tahun produksi, kondisi baterai, jarak tempuh, serta riwayat perawatan kendaraan.
Pilihan ini menarik bagi pengguna yang lebih sering menempuh rute pendek dan ingin menekan biaya pembelian awal.
2. Seres E1
Seres E1 menawarkan pilihan baterai 13,8 kWh dan 16,8 kWh dengan jarak tempuh hingga 180 kilometer atau 220 kilometer. Motor listriknya menghasilkan tenaga sekitar 25 sampai 30 kW sesuai varian.
Bodi yang ringkas menjadikannya relevan untuk aktivitas dalam kota dengan kebutuhan perjalanan yang tidak terlalu jauh.
Dibandingkan Air ev Long Range, kemampuan jelajahnya lebih terbatas, tetapi kebutuhan baterai lebih kecil dapat sesuai bagi pengguna tertentu.
3. Wuling Air dan Jarak Jauh
Air ev Long Range membawa baterai 26,7 kWh yang membuat jarak tempuhnya meningkat hingga sekitar 300 kilometer.
Tenaga motor tetap 30 kW dengan torsi 110 Nm, sehingga perbedaan utama terletak pada kapasitas baterai dan daya jelajah.
Harga bekasnya berkisar Rp120 juta sampai Rp 155 juta, bergantung pada kondisi unit dan kelengkapan. Varian ini lebih fleksibel bagi pengguna yang membutuhkan jarak perjalanan lebih panjang tanpa terlalu sering mengisi daya.
4. Changan Lumin
Changan Lumin menjadi salah satu alternatif yang patut dibandingkan karena membawa baterai 28,08 kWh dan motor listrik 35 kW.
Jarak tempuhnya diklaim mencapai 301 kilometer, sedangkan torsi motor berada di angka 83 Nm.
Keunggulan lainnya terletak pada kemampuan pengisian cepat DC, dengan pengisian 30 hingga 80 persen yang dapat dilakukan sekitar 35 menit.
Karakternya cocok untuk konsumen yang lebih mementingkan kapasitas baterai besar dan waktu pengisian yang singkat.
5. VinFast VF3
VinFast VF3 mengusung baterai 18,64 kWh dan motor listrik 30 kW dengan torsi 110 Nm.
Jarak tempuhnya berada di sekitar 215 kilometer, sementara penggerak roda belakang menjadi salah satu karakter utamanya.
Desainnya tampil lebih menyerupai SUV mini sehingga menawarkan karakter visual berbeda dari Air ev yang bergaya city car.
Model ini dapat menjadi pilihan bagi pembeli yang mengutamakan tampilan tangguh sekaligus tetap membutuhkan mobil listrik berukuran kompak.(Muh/*)











