Nasional

Korban Tewas Akibat Gempa NTT Bertambah Jadi 51 Orang

22
×

Korban Tewas Akibat Gempa NTT Bertambah Jadi 51 Orang

Sebarkan artikel ini
Tim SAR gabungan mengevakuasi korban gempa NTT di puing-puing bangunan yang runtuh. FOTO/ CNNIndonesia

posaceh.com, Jakarta – Korban tewas akibat  gempa bumi dengan Magnitudo (M) 7 yang mengguncang Nusa Tenggara Timur ( NTT ) kemarin, bertambah menjadi 51 orang berdasarkan data Minggu (16/8/2026) pagi.

“Per pukul 09.00 tadi pagi hari ini, bahwa total korban meninggal dunia ada 51,” kata Kepala Basarnas Marsekal Madya TNI M Syafii dalam konferensi pers, Minggu (16/8/2026).

Dia mengatakan korban meninggal ditemukan di lokasi yang berbeda. Saat ini, proses pencarian korban juga terus dilakukan. Luka berat 64 warga, ujarnya.

Sebelumnya, TIM SAR merilis data korban tewas gempa NTT berjumlah 48 orang.

Berdasarkan pendataan sementara yang terjadi per pukul 08.30 WITA, tercatat 112 orang terdampak, terdiri atas 48 orang meninggal dunia dan 64 orang mengalami luka-luka berat maupun ringan.

Jumlah ini masih bersifat dinamis dan terus diperbarui bersama BPBD serta unsur potensi SAR setempat.

Tim SAR Gabungan juga mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan waspada terhadap potensi gempa susulan, mematuhi arahan petugas di lapangan, serta memperoleh informasi dari sumber resmi.

Memasuki hari kedua operasi pencarian dan pertolongan pasca-gempa NTT, Tim SAR Gabungan terus memperluas jangkauan penyisiran ke wilayah terdampak.

Pencarian terfokus pada dua kawasan utama: Kota Mbay dan wilayah Reo di Kabupaten Manggarai.

Kepala Kantor SAR Maumere sekaligus koordinator misi SAR, Fathur Rahman, menyatakan jalur darat menuju wilayah Reo yang sebelumnya tertutup longsor kini berhasil dibuka oleh tim penyelamat dari Pos SAR Manggarai Barat.

Tim penyelamat Pos SAR Manggarai Barat yang bertugas di wilayah Manggarai Timur per pukul 06.00 WITA telah berhasil mengakses jalur darat di wilayah Reo yang sebelumnya terdampak longsor.

Dengan terbukanya akses tersebut, pencarian dapat menjangkau wilayah-wilayah yang membutuhkan bantuan, ujar Fathur dalam keterangan resminya, Minggu.(Muh/*)