Daerah

Ma’had Daarut Tahfizh Al-Ikhlas Gelar Wisuda Angkatan ke-6

1992
×

Ma’had Daarut Tahfizh Al-Ikhlas Gelar Wisuda Angkatan ke-6

Sebarkan artikel ini
Pimpinan Ma'had Daarut Tahfizh Al-Ikhlas Ustadz H Zulfikar MAg menyerahkan ijazah kepada santri yang wisuda syahadah, di Gedung Amel Convention Hall Kota Banda Aceh, Minggu (9/6/2024). FOTO/ WAHYU DESMI

*Ustaz Zulfikar: Tahun Ini 48 Santri Hafal 30 Juz Al-Qur’an

posaceh.com, Banda Aceh – Ma’had Daarut Tahfizh Al-Ikhlas, kembali mewisudakan 48 santri syahadah hafalan Al-Qur’an pada tahun ini. Wisuda syahadah tersebut merupakan angkatan keenam sejak pertama kali dilaksanakan pada tahun 2018 lalu. Pimpinan Dayah, Ustazd H Zulfikar MAg, menyampaikan kebanggaannya atas peningkatan jumlah santri yang berhasil menghafal 30 juz Al-Qur’an dengan sempurna.

“Alhamdulillah, tahun ini kita telah melahirkan 48 santri yang mampu menghafal 30 juz Al-Qur’an. Ini merupakan peningkatan yang signifikan dibandingkan tahun-tahun sebelumnya,” ujar Ustaz Zulfikar dalam sambutannya, di Gedung Amel Convention Hall Kota Banda Aceh, Minggu (9/6/2024).

Menurutnya, wisuda syahadat di Ma’had Daarut Tahfizh Al-Ikhlas dimulai pada tahun 2018 dengan hanya 8 santri yang berhasil menyelesaikan hafalan 30 juz. Jumlah ini meningkat menjadi 16 santri pada tahun 2019. Kendati itu, pada masa pandemi COVID-19 pada tahun 2020 menyebabkan gangguan dalam proses hafalan. Sehingga, tidak ada santri yang dapat diwisudakan pada tahun tersebut.

“Pada masa pandemi terjadi kendala dalam proses belajar mengajar, dan ini membuat tidak ada santri yang dapat menghafal dengan sempurna,” jelasnya.

Kemudian, sambung Ustazd Zulfikar, Ma’had Daarut Tahfizh Al-Ikhlas kembali melahirkan 18 santri hafidz pada tahun 2021. Jumlah tersebut mengalami peningkatan menjadi 22 santri pada tahun 2022, dan terus meningkat menjadi 31 santri pada tahun 2023. Pencapaian tahun ini, dengan 48 santri menunjukkan kemajuan yang konsisten.

“Jika kita merujuk kepada hadis nabi, Ma’had Daarut Tahfizh Al-Ikhlas termasuk yang diuntungkan jika setiap tahun ada peningkatan jumlah hafidz. Ini adalah tanda keberuntungan dan berkah,” ucap Ustaz Zulfikar.

“Mudah-mudahan tahun depan kita bisa mencapai 49 santri yang mampu menghafal 30 juz,” tambahnya.

Para wisudawan syahadah tahfizh Al-Quran dari Ma’had Daarut Tahfizh Al-Ikhlas melakukan doa bersama atas keberhasilannya menghafalkan 30 Juz Al-Quran, di Gedung Amel Convention Hall Kota Banda Aceh, Minggu (9/6/2024).
FOTO/ WAHYU DESMI

Dalam pesannya kepada para wisudawan, Ustaz Zulfikar menekankan pentingnya menjaga hafalan Al-Qur’an sepanjang hayat. “Saya berpesan, jangan pernah lepaskan hafalan kalian. Lanjutkan muraja’ah dengan istiqomah, dimanapun kalian berada dan apapun pekerjaan kalian. Hafalan 30 juz ini harus kalian pertahankan sampai akhir hayat,” tegasnya.

Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada para ustaz dan seluruh pihak yang terlibat dalam mendidik dan membina para santri. “Kami mengucapkan terima kasih yang setinggi-tingginya kepada para ustaz yang sungguh-sungguh mendidik dan mengasuh anak-anak sehingga mampu mencapai hafalan 30 juz. Kepada anak-anak sekalian yang hari ini diwisuda, kami ucapkan selamat atas perjuangan dan usaha kalian,” tutupnya.

Wisuda Syahdah Tahfizh Al-Quran tersebut turut dihadiri oleh ibu Pj Gubernur Aceh Mellani Subarni, Kakanwil Kemenag Aceh Drs Azhari MSi, Kadisdik Dayah Aceh Besar Abubakar SAg, serta para wali santri dan santri Ma’had Daarut Tahfizh Al-Ikhlas.(Wahyu Desmi)