Opini

3 Tips Terhindar dari Dehidrasi Selama Puasa, Kunci Ibadah di Bulan Ramadhan Lancar

1578
×

3 Tips Terhindar dari Dehidrasi Selama Puasa, Kunci Ibadah di Bulan Ramadhan Lancar

Sebarkan artikel ini

Posaceh.com – Dehidrasi adalah kondisi tubuh kekurangan cairan. Cara terbaik untuk mengatasi dehidrasi adalah minum sebelum Anda merasa haus. Namun bagaimana jika dehidrasi saat bulan puasa Ramadhan? Maka dari itu penting untuk mencukupi beberapa mineral, agar jangan sampai tubuh mengalami dehidrasi selama menjalankan puasa Ramadhan.

Berikut ini tanda-tanda dehidrasi yang bisa kamu atasi sesegera mungkin.

Dilansir dari Mayoclinic, tanda-tanda dehidrasi meliputi:

Sakit kepala, delirium, kebingungan.
Kelelahan (fatigue).
Pusing, lemah, pusing.
Mulut kering dan/atau batuk kering.
Detak jantung tinggi tapi tekanan darah rendah.
Kehilangan nafsu makan tapi mungkin mengidam gula.
Kulit memerah (merah). Kaki bengkak. Kram otot.
Intoleransi panas, atau menggigil.
Sembelit.
Kencing (urin) berwarna gelap. Kencing Anda harus berwarna bening pucat.

Hampir 70 persen tubuh manusia adalah air, yang akan hilang dalam jumlah banyak saat proses metabolisme.

Seperti saat kita berkeringat, buang air kecil, pernapasan, dan sebagainya.

Berikut cara mencegah dehidrasi selama berpuasa sehari penuh di bulan Ramadhan.

1. Cegah dehidrasi dengan cukupi kebutuhan elektrolit

Elektrolit adalah mineral penting dalam tubuh manusia yang memiliki muatan listrik.

Elektrolit sangat penting karena dapat membantu tubuh menyeimbangkan jumlah air tubuh dan menjaga mineral dalam proporsi yang tepat untuk membantu proses metabolisme. Terutama saat berpuasa, ketidakseimbangan elektrolit bisa menjadi penyebab dehidrasi.

Sebab, metabolisme tubuh mengacu pada konsumsi, pencernaan, penyerapan dan asimilasi nutrisi yang kita ambil melalui makanan dan air.

Baik saat sahur maupun berbuka puasa, penting untung memastikan makanan dan minuman yang masuk ke tubuh.

Jika Anda beraktivitas normal selama bulan puasa, hindari minum kopi atau minuman berkarbonasi karena minuman ini akan dapat membuat anda lebih dehidrasi.

Beberapa teh mengandung kafein, komponen yang bisa memberi efek diuretik pada ginjal. Namun, minum teh dalam jumlah moderat tidak akan menyebabkan dehidrasi

Sebaiknya, minum air putih, mengonsumsi sayuran kaya air, sup sayuran, akan dapat mengisi kembali mineral tubuh yang hilang selama berpuasa seharian.

3. Hindari makan gorengan

Makanan pedas, gorengan dan makanan manis adalah jenis makanan ini dapat menyebabkan tubuh kehilangan lebih banyak elektrolit. Sebaiknya, hindari terlalu banyak konsumsi kafein dalam teh dan kopi karena ini juga dapat menyebabkan dehidrasi cepat pada hari berikutnya.

Makanan untuk berbuka puasa yang disarankan, antara lain: Buah-buahan dan sayur-sayuran yang kaya air

Sup sayur bening atau kaldu ayam Protein sehat dalam ikan, ayam, yang sebaiknya dipanggang dan tidak digoreng dengan minyak.

Kacang-kacangan mentah kaya akan protein dan enzim. Makanan kaya kalium, seperti kurma, pisang, jamur, alpukat, yoghurt dapat membantu mengatasi kram otot dan ketidakseimbangan cairan.

Bangkapos.com