News

Nova Iriansyah, Top Leader yang Sabar dan Mujur

2676
×

Nova Iriansyah, Top Leader yang Sabar dan Mujur

Sebarkan artikel ini
Foto: Ir H Nova Iriansyah MT

posaceh.com, Banda Aceh – Tidak seperti biasanya, beberapa hari terakhir Kota Banda Aceh tampak ramai. Suasana tambah ramai dan semarak dengan hadirnya bendera Bintang Mercy dalam jumlah yang massif di beberapa ruas jalan. Ada apa gerangan?
Bendera dengan warna dasar biru yang dikibarkan dalam berbagai ukuran itu, tampak semakin mengharu-biru di kawasan bundaran Simpang Lima. Ternyata di sini, tepatnya di Hotel Kriyad Muraya ada perhelatan akbar Partai Demokrat, yakni Musyawarah Daerah (Musda) V yang dijadwalkan berlangsung Kamis (23/09/2021).

Tak hanya itu, banyak pula spanduk dan baliho berukuran besar dengan gambar Ketua Umum Partai Demokrat AHY, kandidat Ketua DPD Partai Demokrat Aceh, Muslim dan Ketua incumbent Nova Iriansyah bersama para pengurus DPD I PD menghiasi persimpangan jalan.
Suasana yang memang indah dipandang mata itu seolah pandemi di Aceh dan predikat Zona Merah di kota tua Banda Aceh ini sudah berakhir.
Besok siang, dua kandidat terbaik Partai Demokrat akan menjajal satu sama lain. Siapa di antara mereka yang akan dipercayakan oleh para pemilik suara, yang berjumlah 25 suara. Dan, hasil akhir ada di tangan DPP Partai Demokrat setelah melalui fit and proper test. Begitu setidaknya kata Yunus Ilyas Ketua Panitia Pengarah Musda V Partai Demokrat Aceh.

Punya Kelebihan dan Kekurangan

Bicara para kandidat yakni Nova Iriansyah dan Muslim, mereka merupakan dua tokoh Aceh yang sama-sama punya kelebihan dan kekurangan, tentunya ini normal saja sebagai manusia. Namun bila bicara prestasi, pengalaman dan kemujuran, tentu Nova Iriansyah lebih mujur dari pada Muslim. Begitu kata banyak orang yang sekarang juga kurang tidur, karena mengikuti menit per menit perkembangan Musda V partai berlambang Bintang Mercy tersebut.

Ketua DPD Partai Demokrat Aceh Ir H Nova Iriansyah MT merayakan Hari Ulang Tahun Ke 20 Partai Demokrat bersama sejumlah pengurus dan Kader PD beberapa waktu lalu
FOTO/ DOK DPD PD ACEH

Nova Iriansyah, kalau boleh dibandingkan kemujurannya hampir sama dengan Teuku Rifky Harsya (TRH), yang sudah empat periode menjadi anggota DPR RI. Sama dengan suksesnya Nasir Djamil dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS), dan Nova juga pernah menjadi Anggota DPR RI.
Bahkan, informasinya pada Pilkada 2017 lalu, TRH hampir di pinang oleh Irwandi Yusuf ketika itu, namun karena sayang hilangnya jabatan di DPR RI dan takut kalah dengan pasangan Muzakir Manaf – TA Khalid, TRH urung maju dengan Irwandi. Hasilya, Nova dijagokan untuk menjadi Wakil Gubernur Aceh bersama Gubernurnya Irwandi Yusuf dan mereka menang.
Setelah menjadi Wagub, seperti mimpi di siang bolong, Irwandi Yusuf ditangkap KPK, Nova jadi Plt dan akhirnya jadi top leader Aceh atau gubernur atau orang nomor 1 di Aceh.

Tentu, semua bisa dibicarakan. Yang jelas Nova Iriansyah Gubernur Aceh saat ini, perlu diberikan kepercayaan, paling tidak sampai jabatannya sebagai top leader Aceh selesai. Alhasil semua bisa happy ending, begitu jata sebagian rakyat Aceh pengamat politik Jamboe Jaga.
Namun ada juga alasan dari Ketua DPC Partai Demokrat Subulussalam yang juga Wakil Wali Kota Subulussalam Salmaza,
ketika ditanya kepada siapa dukungan akan diberikan, dengan tegas Salmaza mengatakan kepada Nova Iriansyah.
Kenapa pilih Nova? Jawaban Salmaza santai saja, karena Nova kepala daerah di provinsi, saya sendiri wakil kepala daerah di kota. “Saya dukung Pak Nova sebagai Ketua Partai Demokrat Aceh, karena beliau Gubernur dan Saya Wakil Walikota. Jelas jenjangnya, jelas arahannya. Sama-sama bertujuan mensejahterakan rakyat di level berbeda. Begitupun membesarkan partai,” tegas Salmaza mantan Kadis Pendidikan Subulussalam; Rabu (22/09/2021) malam, kepada Pos Aceh, di Hotel Kriyad Muraya, Banda Aceh.

Peserta Musda

Koordinator SC Musda V Partai Demokrat Yunus Ilyas, Rabu (22/09/2021) malam menyebutkan, peserta dan pemilik suara Musda V Partai Demokrat Aceh tahun 2021 berjumlah 23 unsur DPC Se-Aceh, satu DPD, dan satu DPP Partai Demokrat.
“Mengenai calon ketua sampai saat ini dua yang mendaftar, yakni Pak Nova Iriansyah dan Pak Muslim. Alhamdulillah, kedua bagus dan kader terbaik demokrat,” tuturnya.
Ditanya mekanisme pemilihan ketua, mantan anggota DPRA ini menjelaskan bahwa pemilihan ketua ditetapkan dalam Musda, setelah disahkan dan menyampaikan visi misinya, maka calon ketua dikirim ke DPP untuk dilakukan fit and propertest. “Setelah itu baru DPP menetapkan ketua DPD PD Aceh terpilih, begitu ya,” pungkas Yunus Ilyas.(T Azhari)