Olahraga

Tutup Seleksi PSAB U-17, Plt Kadisparpora Aceh Besar Tekankan Kedisiplinan bagi Pemain Lolos

37
×

Tutup Seleksi PSAB U-17, Plt Kadisparpora Aceh Besar Tekankan Kedisiplinan bagi Pemain Lolos

Sebarkan artikel ini
Plt Kadisparpora Aceh Besar Safrizal SSos MSi, menyampaikan arahannya pada penutupan seleksi pemain PSAB U-17, di Lapangan Sepakbola Persima Meunasah Krueng, Kecamatan Ingin Jaya, Kabupaten Aceh Besar, Sabtu (25/4/2026). FOTO/ WAHYU DESMI 

posaceh.com, Kota Jantho — Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Aceh Besar, Safrizal SSos MSi, menekankan pentingnya kedisiplinan bagi para peserta yang nantinya dinyatakan lolos pada seleksi pemain PSAB U-17.

“Kedisiplinan adalah kunci utama untuk berkembang, tanpa itu kemampuan yang dimiliki tidak akan maksimal,” ucapnya, saat menutup seleksi pemain (Persatuan Sepakbola Aceh Besar) PSAB U-17 di Lapangan Sepakbola Persima Meunasah Krueng, Kecamatan Ingin Jaya, Kabupaten Aceh Besar, Sabtu (25/4/2026).

Safrizal mengingatkan para pemain agar terus meningkatkan kemampuan diri secara mandiri, baik dari segi teknik maupun kondisi fisik.

“Bagi yang lolos, jangan cepat berpuas diri. Kalian harus terus meningkatkan performa, baik skill maupun fisik secara mandiri. Disiplin itu kunci utama,” ujarnya.

Plt Kadisparpora Safrizal juga menegaskan pentingnya menjaga sikap dan menghindari sifat sombong dalam perjalanan sebagai atlet muda.

Plt Ketua Umum PSAB Mariadi ST MT menyampaikan arahannya pada penutupan seleksi pemain PSAB U-17, di Lapangan Sepakbola Persima Meunasah Krueng, Kecamatan Ingin Jaya, Kabupaten Aceh Besar, Sabtu (25/4/2026). FOTO/ WAHYU DESMI

“Jangan sombong dan hindari sifat angkuh. Kontrol attitude kalian, karena itu sangat menentukan perkembangan ke depan,” tegasnya, dihadapan para peserta seleksi.

Sementara itu, Plt Ketua Umum PSAB Aceh Besar, Mariadi ST MT mengatakan, PSAB harus mampu menjadi barometer pembinaan sepakbola di Aceh Besar. “PSAB harus jadi barometer. Karena itu, para pemain harus benar-benar menyiapkan diri dengan baik,” kata Mariadi.

Ia juga memberikan motivasi kepada peserta yang belum lolos seleksi agar tidak berkecil hati nantinya. Tahun ini dari 357 pemain yang ikut seleksi dan nantinya yang akan tersisa hanya 40 pemain.

“Bagi yang belum lulus hari ini, masih ada kesempatan ke depan, apalagi jika pemain yang terpilih tidak menunjukkan perkembangannya. Maka kalian masih ada kesempat untuk bergabung dengan PSAB. Kita terapkan seleksi berjalan sehingga tim inti hanya 30 pemain,” terang Plt Ketua Tim Laskar Seulawah itu.

Mariadi turut mengingatkan para pemain yang terpilih untuk fokus menjalani masa persiapan dan tidak mengikuti turnamen antar kampung (tarkam).

“Selama masa persiapan, jangan ada yang ikut tarkam. Kita ingin fokus membangun tim yang solid,” tegasnya.

Ia mengungkapkan, capaian PSAB dalam tiga tahun terakhir yang berhasil menembus level nasional harus menjadi motivasi bagi para pemain muda. “Dalam tiga tahun terakhir kita berhasil tembus dan sempat tampil di nasional. Ini harus jadi penyemangat untuk terus berprestasi,” sebutnya.

Selain itu, ia mengingatkan pemain agar tidak mengandalkan emosi saat bertanding. “Di lapangan, tidak boleh mengandalkan emosi. Cukup tampilkan apa yang kalian miliki,” pesannya.

Plt Kadisparpora Aceh Besar Safrizal SSos MSi, bersama Plt Ketua PSAB Mariadi ST MT, bersalaman dengan para peserta seleksi pemain PSAB U-17, di Lapangan Sepakbola Persima Meunasah Krueng, Kecamatan Ingin Jaya, Kabupaten Aceh Besar, Sabtu (25/4/2026). FOTO/ WAHYU DESMI

Di sisi lain, Pelatih Kepala PSAB U-17, Mukhlis Nakata, menekankan pentingnya menjaga kondisi fisik secara konsisten, bahkan di luar masa kompetisi.

“Fisik harus tetap dipersiapkan, meskipun di luar masa tampil dalam berbagai ajang sepakbola,” tuturnya.

Mukhlis Nakata juga menegaskan target tim ke depan, yakni meraih prestasi tertinggi pada ajang Piala Soeratin 2026.

“Kita menargetkan juara pada Piala Soeratin 2026 mendatang. Untuk itu, semua pemain harus disiplin dan bekerja keras,” pungkasnya.(Why)