Internasional

Lokasi Bantuan ke Warga Gaza Jadi Perangkap Maut Israel

456
×

Lokasi Bantuan ke Warga Gaza Jadi Perangkap Maut Israel

Sebarkan artikel ini
Rekaman video menampilkan detik-detik mengerikan saat serangan berlangsung dan beberapa korban terlihat dibawa ke ambulans. FOTO/REUTERS

posaceh.com, Gaza – Berbeda dengan UNRWA, badan PBB yang biasanya memverifikasi identitas dan menggunakan data dasar rumah tangga terdaftar, GHF tidak melakukan proses penyaringan tempat distribusi bantuan makana.

Hal ini menimbulkan kritik tajam dari badan-badan kemanusiaan internasional yang menilai metode GHF melanggar prinsip-prinsip kemanusiaan dan membahayakan warga sipil.

Direktur Eksekutif UNRWA Philippe Lazzarini menyebut lokasi distribusi bantuan kini berubah menjadi “perangkap maut”.

“Korban massal, termasuk banyak yang terluka dan tewas akibat tembakan pagi ini. Laporan ini berasal dari tenaga medis internasional di lapangan,” tulisnya dalam sebuah unggahan di media sosial.

Dilansir CNN, Senin (2/6/2025), GHF dalam pernyataannya menyebutkan rencana untuk memperluas distribusi bantuan ke seluruh Gaza, termasuk wilayah utara.

Dalam enam hari terakhir, GHF mengklaim telah menyampaikan lebih dari 4,7 juta porsi makanan, termasuk 887.000 porsi yang didistribusikan pada Minggu pagi melalui 16 truk bantuan.

Meski begitu, Direktur Interim GHF John Acree mengakui bahwa arus bantuan kemanusiaan ke Gaza masih jauh dari memadai.

Ia menambahkan, “Permintaan sangat besar dan terus meningkat setiap hari.”

GHF menyatakan sebagai satu-satunya organisasi yang saat ini dapat menyalurkan bantuan secara aman di Gaza, namun juga mengakui beroperasi di bawah tekanan dan keterbatasan besar.

Sementara itu, kritik terhadap Israel dan GHF terus meningkat seiring dengan jatuhnya korban sejak dua lokasi distribusi baru dibuka pekan lalu.(Muh/*)