posaceh.com,Sigli – Sebanyak 185 orang warga Rohingya dan Bangladesh terdampar dan turun dari kapal menuju ke pinggir pantai Ujong Pie, sekitar pukul 17.30 WIB. Kecamatan Muara Tiga, Kabupaten Pidie, Senin, (26/12/2022),
Adapun jumlah warga yang terdampar sebanyak 185 orang antara lelaki sebanyak 83 orang dan perempuan sebanyak 70 orang sedangkan anak anak 32 orang lelaki dan perempuan yang mengalami sakit sebanyak 34 orang lelaki dan perempuan.
Keuchik Gampong Ujong Pie M Risyad Harun mengatakan, warga Rohingya terdampar lebih dari seratusan terdiri dari orang dewasa, anak-anak dan lelaki dan perempuan sebelumnya mereka turun dari kapan berenang ke pinggir pantai untuk mencari perlindungan. Saat sampai ke pinggir pantai mereka terlihat lemas dan kurang makan sehingga saat terdampar mereka ada yang sudah sakit.
“Sampai kepinggir pantai kami langsung membantu dan membawa mereka ke meunasah dan memberikan perlindungan medis kepada warga yang sakit, dan membawa ke Meunasah untuk beristirahat dan berikan obat obatan dari medis Puskesmas Muara Tiga,” kata M Risyad.
Kapolsek Muara Tiga, Ipda Fauzie juga menjelaskan para Rohingya dan Bangladesh terdampar dengan kapal di perairan Gampong Ujong Pidie, Kecamatan Muara Tiga, bahkan mereka sudah di bawa ke Meunasah Ujong Pie untuk diberikan makan dan diberikan obat obatan bagi warga yang sakit.
“Sebanyak 34 orang yang sakit dan lemas sekali dan sepertinya saat terdampar mereka kurang makanan dari kondisi mereka sangat prihatin karena selain org dewasa juga terdapat belasan anak-anak. “Untuk sementara kita tampung mereka di Meunasah,” jelas Kapolsek Muara Tiga.
Camat Muara Tiga Bakhtiar mengatakan untuk sementara Warga Rohingya dan warga Bangladesh dari Menasah telah dipindahkan ke SMP agar warga tersebut merasa nyaman, dan mudah terkontrol oleh pihak kecamatan, lalu camat juga menghubungi ke kabupaten Pidie agar menyediakan dapur umum sebagai persiapan makan mereka.
“Saya sudah meminta kepada dinas sosial kabupaten Pidie dan BPBD membantu warga Rohingya dan Bangladesh menyediakan dapur umum,” kata camat
Kepala Dinas Sosial kabupaten Pidie H Muslim menyampaikan, pihaknya telah menugaskan tenaga kesejahteraan sosial kecamatan (TKSK) Muara Tiga, untuk melakukan pendataan terhadap warga Rohingya dan warga Bangladesh yang terdampar di pesisir pantai Ujong Pie.
“Saya sudah mengirimkan dapur umum untuk warga Rohingya dan Bangladesh bahkan TKSK sudah melaporkan jumlah warga Rohingya dan Bangladesh, sementara dapur umum dan persiapan tenda tenda untuk mereka dalam perjalan yang akan ditunggu oleh TKSK di lokasi,” tutupnya. (Harmadi)











