posaceh.com, Kota Jantho – Penjabat (Pj) Bupati Muhammad Iswanto SSTP MM yang diwakili oleh Asisten III Sekdakab Aceh Besar Jamaluddin SSos MM, membuka rakor perpustakaan gampong menuju transformasi perpustakaan berbasis inklusi sosial, untuk kesejahteraan masyarakat. Acara itu berlangsung di Aula Wisma Atlet, Kota Jantho, Aceh Besar, Selasa (24/10/2023).
Dalam sambutannya Jamaluddin SSos MM menyampaikan, peran dan fungsi Perpustakaan yang merupakan sebuah lembaga pendidikan non formal yang mampu mencerdaskan kehidupan bangsa, sangat penting keberadaannya di masyarakat. Terutama untuk anak-anak sekolah yang haus akan pengetahuan.
Seperti tertuang pada Undang-Undang Nomor 43 Tahun 2007 Tentang perpustakaan pada Pasal 2 menyebutkan, bahwa Perpustakaan diselenggarakan berdasarkan azas pembelajaran sepanjang hayat, keadilan, keprofesionalan, keterbukaan, kerukunan dan kemitraan.
Menurutnya, perpustakaan dapat mengambil peran bukan hanya sebagai pusat informasi, namun lebih dari itu, perpustakaan dapat bertransformasi menjadi tempat dalam pengembangan diri dan masyarakat. Sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“Kami mengharapkan kepada para keuchik untuk memperhatikan perpustakaan gampong menganggarkan dana gampong untuk perpustakaan, baik dibidang pembangunan maupun pengadaan buku dan insentif dalam pengelola perpustakaan gampong,” pinta Jamaluddin.

FOTO/ MC ACEH BESAR
Ia mengucapkan terima kasih dan memberi apresiasi kepada Perpustakaan Nasional RI yang telah mengalokasi kegiatan Transformasi Perpustakaan berbasis Inklusi sosial di Kabupaten Aceh Besar. “Transformasi Perpustakaan berbasis Inklusi sosial merupakan suatu pendekatan pelayanan perpustakaan yang berkomitmen meningkatkan kualitas hidup dan kesejahtraan masyarakat pengguna perpustakaan,” ujarnya.
Ia juga berharap kepada Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Aceh Besar, kepala OPD dan para peserta ini untuk terus mendukung dan meningkatkan minat baca serta kegiatan Transformasi Perpustakaan berbasis Inklusi Sosial di Aceh Besar. Sehingga perpustakaan umum Aceh Besar dapat menjadi wadah bagi masyarakat, dalam mengembangkan ketrampilan dan kreatifitas masyarakat. Sehingga mampu mengurangi kemiskinan dan terwujudnya masyarakat yang sejahtera.
Sementara itu, Kadis Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Aceh Besar Fazlun SH MT menjelaskan, tujuan pelaksanaan Rakor ini adalah membangun sinergi antara lembaga perpustakaan tingkat Kabupaten/Kota dengan Perpustakaan Gampong dan Perpustakaan Kecamatan, untuk meningkatkan mutu dan kualitas penyelenggaraan perpustakaan, untuk mendorong budaya dan minat baca masyarakat.
“Rakor Perpustakaan ini dilaksanakan selama 1 hari, yang mana pesertanya berasal dari Pengelola perpustakaan Gampong, dengan jumlah peserta 50 orang. Alhamdulillah, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Aceh Besar termasuk salah satu penerima manfaat dari program transformasi perpustakaan berbasis inklusi sosial. Mudah-mudahan dengan adanya apresiasi dan bantuan yang diberikan oleh Perpustakaan Nasional RI kepada perpustakaan-perpustakaan ampong, maka kita harus lebih giat lagi membina perpustakaan yang ada di gampong-gampong,” demikian Fadhlan. (**)











