Pendidikan

USK Buka Pendaftaran The 16th Annual International Conference 2026

9
×

USK Buka Pendaftaran The 16th Annual International Conference 2026

Sebarkan artikel ini
Chairperson AIC USK 2026, Prof. Dr. Ir. Melinda, ST.M.Sc.IPU, ASEAN.Eng. APEC.Eng FOTO/ DOK MPA

posaceh.com, Banda Aceh – Universitas Syiah Kuala (USK) kembali menggelar konferensi internasional tahunan, The 16th Annual International Conference (AIC 2026). Kegiatan bertaraf internasional tersebut akan berlangsung secara hybrid pada 4–5/11/2026 di AAC Building, Academic Activity Center, USK, Banda Aceh.

Mengusung tema “Advancing Research and Innovation for a Resilient, Green, and Inclusive Future”, AIC 2026 menjadi wadah bagi peneliti, akademisi, praktisi, mahasiswa, serta pembuat kebijakan dari dalam dan luar negeri untuk mempresentasikan hasil penelitian dan inovasinya.

Chairperson AIC USK 2026, Prof. Dr. Ir. Melinda, ST.M.Sc.IPU, ASEAN.Eng. APEC.Eng., mengatakan konferensi tersebut merupakan bagian dari komitmen USK dalam mendorong pengembangan riset yang memberikan dampak nyata dalam menjawab berbagai tantangan global.
“Melalui AIC 2026, USK berkomitmen menjadi pusat pengembangan riset yang berdampak untuk menjawab tantangan global, khususnya terkait ketahanan, keberlanjutan lingkungan, dan inklusivitas,” ujarnya, di Banda Aceh, Jumat (11/9/2026).

AIC 2026 akan menghadirkan empat keynote speaker dari berbagai negara. Mereka yakni Prof. Frank Lavigne dari University Paris 1 Pantheon-Sorbonne, Prancis; Prof. Heather Linville dari University of Wisconsin-La Crosse, Amerika Serikat; Prof. Kornkanok Ingkaninan dari Naresuan University, Thailand; serta Ts. Tan Pei Chin dari Fly Technology Agriculture, Malaysia.

Chairperson AIC USK 2026, Prof. Dr. Ir. Melinda, ST.M.Sc.IPU, ASEAN.Eng. APEC.Eng.,

Selain keynote speaker, konferensi ini juga menghadirkan invited speakers dari USK, Curtin University Malaysia, dan sejumlah perguruan tinggi lainnya.

Dalam pelaksanaannya, AIC 2026 membuka tiga track utama, yaitu Sciences and Engineering, Environmental and Life Sciences, serta Social Sciences.

Ruang lingkup penelitian yang dapat dipresentasikan cukup luas, meliputi bidang teknik, sains, lingkungan, pertanian, pendidikan, ekonomi, hukum, psikologi, hingga humaniora.

Panitia saat ini telah membuka Call for Paper. Calon peserta dapat mengirimkan abstrak paling lambat 19/9/2026, dengan notifikasi penerimaan disampaikan sekitar 2–3 hari setelah pengiriman.

Sementara itu, batas akhir pengumpulan full paper ditetapkan pada 31 Oktober 2026. Paper yang diterima berkesempatan untuk dipublikasikan dalam conference proceedings yang terindeks Scopus. Selain itu, paper terpilih juga akan dipertimbangkan untuk dipublikasikan pada jurnal bereputasi Scopus Q1–Q3 maupun SINTA 1 dan SINTA 2.
Untuk biaya pendaftaran, presenter dikenakan tarif Rp500.000, sedangkan peserta dikenakan Rp350.000. Biaya tersebut berlaku baik bagi peserta yang mengikuti konferensi secara online maupun offline.

Khusus publikasi pada prosiding terindeks Scopus, peserta akan dikenakan biaya tambahan.
Informasi lengkap mengenai AIC 2026, termasuk ketentuan pendaftaran dan pengiriman paper, dapat diakses melalui laman resmi aic.usk.ac.id.(Hadi)