Internasional

Tiga Situs Nuklir Iran Dibom, Ini Lokasinya

461
×

Tiga Situs Nuklir Iran Dibom, Ini Lokasinya

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi saat situs nuklir Iran di Natanz diserang. FOTO/AFP

posaceh.com, Teheran – Ketegangan di Timur Tengah memanas setelah Amerika Serikat (AS), yang diperintahkan Presiden Donald Trump, melancarkan serangan terhadap tiga situs nuklir Iran

Langkah ini disebut sebagai upaya AS untuk menekan Teheran agar kembali ke meja perundingan terkait program nuklirnya. Serangan ini memicu perhatian global terhadap strategi lokasi-lokasi yang jadi inti ambisi nuklir Iran.

Trump meyakini bahwa pasukan AS diperlukan untuk mematikan fasilitas nuklir Iran yang sangat dijaga ketat, dan dia mengklaim keputusan itu diambil ketika jelas bahwa jalur diplomasi masih mencapai jalan buntu.

Meski Trump terus berharap diplomasi kini dapat dilanjutkan, pasukan Amerika di wilayah tersebut tetap bersiaga penuh mengantisipasi kemungkinan balasan dari Iran.

Namun, rincian spesifik mengenai tingkat kerusakan dan operasional terkini sulit dilakukan secara independen, Iran telah mengkonfirmasi situs nuklir mereka menyerang musuh.

Lalu, apa saja tiga situs nuklir utama Iran yang dilaporkan menjadi target serangan AS? Berikut daftarnya, seperti dikutip CNN, Minggu (22/6/2025)..

1. Fasilitas Pengayaan Uranium Natanz

Natanz terletak di provinsi Isfahan, sekitar 250 kilometer selatan Teheran. Natanz adalah fasilitas pengayaan uranium utama Iran dan salah satu yang paling vital dalam program nuklir negara itu.

Sebagian besar fasilitas besar ini berada di bawah tanah, dilindungi oleh lapisan beton dan batuan keras untuk melindunginya dari serangan udara.

Natanz dilengkapi dengan ribuan sentrifugal yang digunakan untuk memperkaya uranium hingga tingkat yang berbeda, baik untuk tujuan energi maupun potensi senjata nuklir.

Fasilitas ini telah lama menjadi fokus Badan Tenaga Atom Internasional (IAEA) dan negara-negara Barat karena peran sentralnya dalam produksi uranium yang diperkaya. Natanz juga pernah menjadi sasaran sabotase siber di masa lalu, yang menunjukkan pentingnya situs ini bagi kemampuan nuklir Iran.

2. Fasilitas Pengayaan Uranium Fordo

Fordo berada di dekat kota Qom, dibangun di dalam gunung untuk perlindungan maksimal. Fordo adalah fasilitas pengayaan uranium bawah tanah lainnya, terkenal karena lokasinya yang sangat terlindungi di dalam pegunungan, menjadikannya sangat sulit untuk diserang.

Ukurannya lebih kecil dibandingkan Natanz, namun diyakini mampu menampung sentrifugal yang berfungsi untuk pengayaan uranium.

Keberadaan Fordo yang terungkap oleh badan intelijen Barat pada tahun 2009, memicu kekhawatiran global karena lokasinya yang tersembunyi dan potensi penggunaannya untuk tujuan militer. Fordo telah menjadi poin penting dalam negosiasi nuklir Iran, dengan beberapa kesepakatan internasional yang berupaya membatasi aktivitas pengayaan di sana.

3. Isfahan

Isfahan terletak di Iran bagian tengah, dan merupakan rumah bagi kompleks penelitian nuklir terbesar di negara tersebut.

Fasilitas tersebut dibangun dengan dukungan dari China dan dibuka pada tahun 1984, menurut Nuclear Threat Initiative (NTI). Menurut NTI, 3.000 ilmuwan bekerja di Isfahan, dan lokasi tersebut “diduga menjadi pusat” program nuklir Iran.

Fasilitas tersebut “mengoperasikan tiga reaktor penelitian kecil yang dipasok China,” serta “fasilitas konversi, pabrik produksi bahan bakar, pabrik pelapis zirkonium, dan fasilitas serta laboratorium lainnya,” kata NTI.(Muh/*)