Nasional

Tertipu Jadi Pramugari, Wanita Palembang Nekat Menyamar Kelabui Orangtua

274
Wanita muda bernama Khairun Nisa yang berpura-pura menjadi  pramugari maskapai Batik Air diamankan di Polresta Bandara Soekarno-Hatta (Soetta), Tangerang, Kamis (8/1/2026).FOTO/FB.SCREENSHOT

posaceh.com, Jakarta – Seorang wanita muda bernama Khairun Nisa viral di media sosial karena pura-pura menjadi  pramugari maskapai Batik Air.

Polresta Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) yang mendapat informasi mengenai peristiwa itu langsung bergerak untuk mengamankan Nisa dan melakukan pemeriksaan.

“Pada saat melakukan penerbangan Palembang (PLM)-Jakarta (CGK) satu orang wanita atas nama Khairun Nisa ditegur awak kabin pesawat Batik Air karena diduga memiliki warna corak rok pramugari Batik yang berbeda dengan rok yang dikeluarkan oleh Perusahaan PT Lion Grup,” kata Kasi Humas Polresta Bandara Soekarno-Hatta Ipda Septian kepada wartawan, Kamis (8/1/2026).

“Kemudian awak kabin pesawat Batik Air tersebut melaporkan kepada Avsec Maskapai Batik kemudian setelah proses turun penumpang, Khairun Nisa dibawa ke Kantor Polresta Bandara Soetta untuk menyelidiki lebih lanjut,” sambungnya.

Dari hasil pemeriksaan, diketahui Nisa ternyata merupakan korban aksi penipuan dengan modus janji palsu menjadi seorang pramugari.

Yang berkepentingan itu orang Palembang, tinggal di Palembang dia ke jakarta izin sama ibu mau daftar jadi pramugari. Kemudian datang ke jakarta, ketemu seseorang yang menawarkan bisa memasukkan pramugari dengan memberikan sejumlah uang, kata Kasat Reskrim Polresta Bandara Soetta Kompol Yandri Mono.

Yandri membeberkan Nisa dimintai uang Rp 30 juta oleh pelaku untuk bisa bekerja sebagai pramugari. Namun, setelah uang diserahkan, pelaku tak lagi bisa dihubungi.

Disampaikan Yandri, karena malu gagal menjadi pramugari, Nisa pun akhirnya berpura-pura menjadi seorang pramugari. Ia bahkan membuat postingan palsu di media sosial agar keluarganya percaya bahwa dirinya telah menjadi seorang pramugari.

“Karena keburu malu dan tidak mau mengecewakan ibunya yang membantu dia dalam proses itu, dia mengaku ke keluarganya kalau dia sudah bekerja. Di medsosnya juga dia posting biar orang tuanya tahu dia pramugari,” ucap Yandri.

Lebih lanjut, Yandri mengimbau masyarakat untuk mewaspadai modus penipuan serupa. Ia meminta masyarakat yang ingin menjadi pramugari mengikuti aturan yang sudah ditentukan.(Muh/*)

Exit mobile version