Internasional

Tahun Baru Masehi Datang Berbeda, Pesta Kembang Api Sambut Meriah 2025

864
Dubai, Uni Emirates Arab menggelar pesta kembang api yang mengelilingi gedung pencakar langit tertinggi di dunia, Burj Khalifa, Rabu (1/1/2025). FOTO/REUTERS

posaceh.com, Jakarta – Tahun baru Masehi datang dengan waktu berbeda di setiap negara, bahkan ada yang selisih sampai 26 jam pada 1 Januari 2025, pukul 00.00 waktu setempat. Namun, di tengah-tengah perang yang masih meletus di beberapa negara, dunia tetap menyambut dengan meriah.

Seperti Indonesia yang memiliki 3 zona waktu, sehingga warganya tidak berbarengan merayakan malam pergantian tahun baru. al itu berdasarkan perbedaan waktu perayaan karena adanya variasi pada zona waktu negara-negara di dunia.

Format waktu yang digunakan secara internasional yaitu Greenwich Mean Time (GMT). Format ini yang menjadi patokan negara mana yang memulai hari lebih dulu dari yang lainnya.

Kembang api menggelegar di antara salah bangunan bersejarah The Arc de Triomphe, Paris, Prancis, Rabu (1/1/2025) pukul 00.00 waktu setempat. FOTO/REUTERS

Sehingga, negara paling pertama dan paling terakhir yang merayakan tahun baru jelas terlihat berbeda. Dilansir dari Time and Date, Rabu (1/1/2025), negara yang paling pertama merayakan tahun baru, yaitu Kiribati, khususnya wilayah Kirimati.

Jika dilihat dari zona Waktu Indonesia Barat (WIB), Kiribati, khususnya di Kiritimati, sudah memasuki 1 Januari 2025 sejak Selasa (31/12/2024) pukul 17.00 sore.

Berbeda dengan Kiribati, dua pulau di bawah kendali Amerika Serikat, yakni Pulau Baker dan Pulau Howland, menjadi yang paling terakhir merayakan tahun baru. Kedua wilayah itu baru akan memasuki 1 Januari 2025 saat Jakarta menunjukkan pukul 19.00 malam pada Rabu (1/1/2024).

Ribuan warga Kota Mosul, Irak menyaksikan pesta kembang api dalam perayaan tahun baru 2025, Rabu (1/1/2025) pukul 00.00 waktu setempat. FOTO/REUTERS

Dengan perbedaan waktu ini, dapat dilihat bahwa Kiritimati (Kiribati) dan Pulau Baker-Pulau Howland memiliki perbedaan waktu sampai 26 jam.

Urutan negara paling pertama sampai terakhir yang merayakan tahun baru 2025. Kiritimati (Kiribati), Kepulauan Chatham (Selandia Baru), Auckland, Wellington (Selandia Baru), Nuku’alofa (Tonga), dan Apia (Samoa).

Diikuti Suva (Fiji), Anadyr (Rusia), Funafuti (Tuvalu), Yaren (Nauru), dan Tarawa (Kiribati).Melbourne, Sydney, Canberra (Australia) dan Honiara (Kepulauan Solomon). Adelaide, Broken Hill, dan Ceduna (Australia).

Queensland, Brisbane (Australia), Port Moresby (Papua Nugini), dan Hagåtña (Guam). Darwin, Alice Springs, dan Tennant Creek (Australia).

Tokyo (Jepang), Seoul (Korea Selatan), Pyongyang (Korea Utara), Dili (Timor Leste), dan Ngerulmud (Palau). Eucla (Australia). Beijing, Hong Kong (China), Manila (Filipina), Singapura.

Sebagian besar Indonesia, Bangkok (Thailand), Hanoi (Vietnam), dan Phnom Penh (Kamboja). Yangon, Naypyidaw, Mandalay (Myanmar), dan Bantam (Kepulauan Cocos). Dhaka (Bangladesh), Bishkek (Kyrgyzstan), Thimphu (Bhutan), dan Omsk (Rusia).

Kathmandu, Pokhara, Biratnagar, dan Dharan (Nepal). New Delhi, Mumbai, Kolkata, dan Bengaluru (India). Tashkent (Uzbekistan), Islamabad (Pakistan), Almaty (Kazakhstan), dan Lahore (Pakistan). Kabul, Kandahar, Mazari Sharif, dan Herat (Afghanistan).

Kembang api yang menyala di antara wahana bianglala Eye Paris, London, Inggris, Rabu (1/1/2025). FOTO/REUTERS

Dubai, Abu Dhabi (UEA), Muscat (Oman), dan Port Louis (Mauritius). Teheran, Rasht, Esfahãn, Mashhad, dan Tabriz (Iran). Moskow (Rusia), Ankara (Turki), Baghdad (Irak), dan Nairobi (Kenya). Kairo (Mesir), Athena (Yunani), Bucharest (Romania), dan Johannesburg (Afrika Selatan).

Brussel (Belgia), Madrid (Spanyol), Paris (Prancis), Roma (Italia), dan Aljazair (Afrika Utara). London (Inggris), Dublin (Irlandia), Lisbon (Portugal), Accra (Ghana), dan Reykjavik (Islandia). Praia, Ponta Delgada (Portugal), dan Mindelo (Cape Verde).

Nuuk, Ittoqqortoormiit (Greenland), dan King Edward Point (Kepulauan Sandwich Selatan). Buenos Aires (Argentina), Rio de Janeiro (Brasil), dan Santiago (Chile). St. John’s dan Mary’s Harbour (Kanada). Caracas (Venezuela), La Paz (Bolivia), San Juan (Puerto Rico), dan Santo Domingo (Republik Dominika).

New York, Washington DC, Detroit, (AS) dan Havana (Kuba). Mexico City (Meksiko), Chicago (AS), dan Kota Guatemala (Guatemala) Calgary (Kanada), Denver (Colorado), Edmonton (Kanada), dan Phoenix (Arizona). Los Angeles, San Francisco, dan Las Vegas (AS).

Anchorage, Fairbanks, Juneau, dan Unalaska (Alaska/AS). Taiohae (Kepulauan Marquesas/Polinesia Prancis). Honolulu (Hawaii), Rarotonga (Kepulauan Cook), Adak (Alaska), dan Papeete (Polinesia Prancis). Alofi (Niue), Midway (wilayah kendali AS), Pago Pago (Samoa Amerika), dan Pulau Jarvis dan yang terakhir Pulau Baker, Pulau Howland (wilayah kendali AS).

Sementara itu, wilayah paling barat Indonesia, Provinsi Aceh dilarang mengadakan perayaan tahun baru 2025, sehingga tidak ada pesta kembang api seperti wilayah lainnya di Indonesia. Negeri Serambi Mekkah ini tetap memegang teguh nilai-nilai Islami dalam kehidupan masyarakatnya.(Muh/*)

Exit mobile version