Internasional

Tanker Terbang KC-135 Amerika Hilang di Atas Qatar

25
KC-135 AS kirim sinyal darurat 7700 lalu hilang di Qatar, penyebab belum diketahui. FOTO/AFP

posaceh.com, Jakarta – Sebuah pesawat pengisian bahan bakar udara militer Amerika Serikat (AS) Boeing KC-135 Stratotanker dilaporkan mengirim sinyal darurat “7700” saat terbang di atas Teluk Persia, sebelum jejaknya hilang di wilayah udara sekitar Qatar.

Insiden ini terjadi saat ketegangan di Timur Tengah masih meningkat.
Seperti dikutip NDTV, data pelacakan penerbangan dari Flightradar24 menunjukkan pesawat lepas landas dari Pangkalan Udara Al Dhafra di Uni Emirat Arab (UAE) dan sempat terbang memutar, sebelum mulai menurunkan ketinggian untuk percobaan mendarat.

Pesawat tersebut diketahui mendukung operasi militer AS di kawasan Timur Tengah.

Penyebab keadaan darurat belum diketahui, dan belum ada konfirmasi resmi yang mengaitkan insiden ini dengan aksi permusuhan.
Fars News Agency, media yang sering dikaitkan dengan Garda Revolusi Iran, turut melaporkan hilangnya sinyal pesawat dengan mengutip data pelacakan yang sama.

Hingga kini, baik pihak Iran maupun militer AS belum memberikan pernyataan resmi terkait status pesawat Boeing KC-135.
Pada Maret lalu, kelompok Islamic Resistance in Iraq mengklaim telah menembak jatuh pesawat KC-135 milik AS di wilayah barat Irak.

Kelompok tersebut menyatakan aksi itu “untuk mempertahankan kedaulatan dan wilayah udara negara,” sebagaimana dilaporkan Reuters.

KC-135 Stratotanker merupakan pesawat pengisian bahan bakar di udara yang telah digunakan Angkatan Udara AS selama lebih dari 60 tahun.

Pesawat ini memungkinkan jet tempur, pembom, dan pesawat militer lain memperpanjang durasi terbang dan jangkauan operasi, sekaligus mampu mengangkut kargo, penumpang, hingga menjalankan misi evakuasi medis.(Muh/*)

Exit mobile version