InternasionalOlahraga

Penyesalan Manuel Neuer Usai Hasil Bayern Muenchen Vs PSG 1-1 (5-6 agg)

8
Manuel Neuer mengungkapkan penyesalannya setelah Bayern Muenchen tersingkir dari Paris Saint-Germain (PSG) di Liga Champions 2025-2026. FOTO/AFP

posaceh.com, Bayern Muenchen – Penjaga gawang Bayern Muenchen, Manuel Neuer, mengungkapkan penyesalannya usai disingkirkan Paris Saint-Germain (PSG) dari Liga Champions 2025-2026.

Manuel Neuer menjadi starter dalam laga leg kedua semifinal Liga Champions 2025-2026 antara Bayern Muenchen vs PSG, Kamis (7/5/2026).

Pertandingan Bayern Muenchen vs PSG yang digelar di Allianz Arena berakhir dengan skor imbang, 1-1.

Paris Saint-Germain memimpin lewat gol Ousmane Dembele (3′), sedangkan gol Bayern Muenchen dicetak oleh Harry Kan (90+4′)

Meskipun begitu, Bayern Muenchen kalah agregat 5-6 dari Paris Saint-Germain. Sebab, leg pertama berakhir dengan skor 4-5. Dengan demikian, PSG melangkah ke partai puncak Liga Champions 2025-2026 untuk melawan Arsenal.

Arsenal telah memastikan lebih dulu ke final usai mengalahkan 1-0 Atletico Madrid di leg kedua. Sehingga, memastikan agregat 2-1.

Duel yang mempertemukan PSG vs Arsenal vs pada final Liga Champions 2025-2026 akan digelar di Puskas Arena, Budapest, Sabtu (30/5/2026) pukul 23.00 WIB.

Melansir dari Fotmob, PSG menjadi tim pencetak gol terbanyak di Liga Champions musim ini, dengan rincian 43 gol.

Di sisi lain, Bayern Muenchen baru menelan satu kekalahan dari 29 pertandingan kandang terakhir di Liga Champoins.

Minim Insting Membunuh di Allianz Arena Selepas pertandingan, Manuel Neuer merasa efektivitas timnya masih jauh di bawah Paris Saint-Germain.

“Saya rasa kami tidak memiliki insting membunuh dalam serangan hari ini, tetapi pada akhirnya kami memiliki peluang untuk memenangkan pertadingan,” ujar Neuer dikutip dari situs resmi UEFA.

Ia juga membandingkan bagaimana PSG mampu tampil sangat klinis dalam memanfaatkan setiap celah, seperti yang ditunjukkan oleh Ousmane Dembele dan kawan-kawan.

“Kami tidak memiliki banyak peluang emas, tetapi ketika Anda mendapatkan momen-momen itu… lihatlah Paris – mereka benar-benar mematikan, mencetak lima gol seperti yang mereka lakukan di leg pertama.”

“Itulah yang kami butuhkan hari ini. Dan saya pikir Anda bisa melihat bahwa kami sebenarnya hampir mencapai final, tetapi kami tidak mampu menyelesaikan pekerjaan itu,” lanjutnya.

Gol Terlambat dan Fokus ke Domestik Upaya Bayern untuk mengejar ketertinggalan agregat menemui jalan buntu karena gol yang dinanti-nantikan baru tercipta di pengujung laga.

Manuel Neuer menyesali hilangnya momentum penting yang seharusnya bisa dimanfaatkan lebih awal untuk menekan pertahanan tim tamu.

“Gol kami sayangnya datang agak terlambat. Kami tidak punya waktu untuk menciptakan peluang lain atau bahkan mendapatkan situasi bola mati,” tegas Neuer.

“Pada saat itu sudah terlambat. Saya pikir momen kunci dalam pertandingan itu hilang begitu saja. Stadion mendukung, kami juga mendukung, tetapi saya pikir di area penalti Paris, kami kurang klinis

Meskipun gagal di panggung Eropa, Neuer menegaskan bahwa tim harus segera bangkit untuk mengamankan gelar domestik.

“Kami pantas memenangkan gelar Bundesliga. Kami menantikan final DFB Pokal di Berlin. Tapi saat ini, kekecewaanlah yang mendominasi,” pungkasnya.(Muh/*)

Exit mobile version