News

SMAN 1 Lhoknga Ikut Pawai Budaya di Banda Aceh

1129
×

SMAN 1 Lhoknga Ikut Pawai Budaya di Banda Aceh

Sebarkan artikel ini
Rombongan siswa SMAN 1 Lhoknga berjalan mengikuti rute pawai baju adat dan budaya di simpang Jambo Tape Banda Aceh, Minggu (18/08/2024). FOTO/ILHAM RAMADANI

posaceh.com, Banda Aceh — Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 1 Lhoknga, Aceh Besar turut ambil bagian dalam pawai baju adat dan budaya yang diselenggarakan dalam rangka perayaan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-79, di Taman Ratu Safiatuddin, Banda Aceh, Minggu (18/08/2024).

Selama ini, SMAN 1 Lhoknga secara rutin mengikuti pawai serupa di Kecamatan Lhoknga. Namun, tahun ini sekolah tersebut untuk pertama kalinya memperluas partisipasinya dengan mengikuti pawai di tingkat kota, yaitu di Banda Aceh.

Sebanyak 31 siswa dari SMAN 1 Lhoknga berpartisipasi dalam pawai tersebut, didampingi oleh delapan guru pembimbing dan tujuh guru Pengenalan Lingkungan Persekolahan (PLP) dari Universitas Syiah Kuala yang turut membantu dalam pengawasan siswa selama acara berlangsung.

“Kami tiba di sini sejak pukul 8 pagi dengan mobil Satpol PP. Ada 31 siswa dari SMAN 1 Lhoknga yang berpartisipasi, didampingi oleh delapan guru pembimbing, serta guru PLP yang juga ikut mengawasi siswa, sehingga meringankan sedikit kinerja guru,” ujar Amrida, guru SMAN 1 Lhoknga.

Ia menyebutkan, pawai ini mengambil rute dari Taman Ratu Safiatuddin menuju simpang Jambo Tape, dan kembali lagi ke Taman Ratu Safiatuddin. Namun, dalam pelaksanaannya, dua siswi dari SMAN 1 Lhoknga mengalami pusing dan kelelahan akibat cuaca yang cukup panas, sehingga harus mendapat perawatan medis di ambulans yang bersiaga.

“Tadi ada dua siswa perempuan yang pusing, mungkin karena kelelahan, sehingga dibawa ke ambulans untuk mendapatkan perawatan,” ucap Amrida.

“Kejadian seperti ini bukan hal yang aneh mengingat kondisi cuaca yang panas saat pawai berlangsung. Oleh karena itu, ambulans darurat selalu disiagakan di lokasi untuk menangani peserta yang membutuhkan bantuan medis,” tandasnya.

Pawai budaya ini merupakan salah satu upaya untuk melestarikan kekayaan adat dan budaya Indonesia, sekaligus mempererat persatuan dan kesatuan bangsa melalui partisipasi generasi muda dalam perayaan hari besar nasional.(Ilham Ramadani)