News

Imigrasi Banda Aceh Dekatkan Layanan Paspor Lewat Pasporia di CFD

19
×

Imigrasi Banda Aceh Dekatkan Layanan Paspor Lewat Pasporia di CFD

Sebarkan artikel ini
Petugas Imigrasi Banda Aceh memberikan pelayanan pengajuan paspor pada program Pasporia yang digelar di area CFD Kota Banda Aceh, Minggu (6/9/2026). FOTO/ DOK MPA

posaceh.com, Banda Aceh — Kantor Imigrasi Kelas I TPI Banda Aceh kembali mendekatkan layanan keimigrasian kepada masyarakat melalui program Pasporia (Paspor Ceria) yang digelar di area Car Free Day (CFD) Kota Banda Aceh, Minggu (6/9/2026).

Layanan yang dimulai sejak pukul 07.00 WIB tersebut memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk mengurus paspor pada akhir pekan, sehingga tidak harus meninggalkan aktivitas pada hari kerja.

Dalam kegiatan tersebut, petugas Imigrasi Banda Aceh melayani 12 pemohon paspor. Rinciannya, empat pemohon mengajukan paspor baru, sedangkan delapan lainnya melakukan penggantian paspor.

Kepala Kantor Imigrasi Banda Aceh, Bambang Tri Cahyono mengatakan, Pasporia merupakan bagian dari upaya meningkatkan akses masyarakat terhadap pelayanan keimigrasian.

Menurutnya, pelayanan tidak harus selalu dilakukan di kantor, tetapi dapat didekatkan ke ruang aktivitas masyarakat dengan tetap mengikuti ketentuan dan standar operasional prosedur (SOP).

“Lewat Pasporia, kami ingin mengubah kesan pelayanan publik menjadi lebih rileks dan mudah dijangkau. Masyarakat yang sedang berolahraga atau menikmati waktu akhir pekan bersama keluarga di area CFD bisa sekaligus menyelesaikan urusan paspor mereka,” ujar Bambang.

Pengaju paspor menunggu pelayanan pada program Pasporia yang digelar di area CFD Kota Banda Aceh, Minggu (6/9/2026). FOTO/ DOK MPA

Ia menyebut seluruh proses pelayanan dalam kegiatan tersebut berlangsung tertib dan sesuai SOP. Pelayanan akhir pekan itu juga menjadi salah satu bentuk respons Imigrasi Banda Aceh terhadap kebutuhan masyarakat yang memiliki keterbatasan waktu pada hari kerja.

Program tersebut mendapat apresiasi dari Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Aceh. Menurutnya, pola pelayanan jemput bola seperti Pasporia dapat menjadi langkah efektif dalam meningkatkan kepuasan masyarakat terhadap pelayanan keimigrasian.

“Inovasi jemput bola seperti Pasporia ini sangat efektif untuk meningkatkan kepuasan masyarakat terhadap layanan keimigrasian. Kami terus mendorong seluruh satuan kerja di lingkungan Kanwil Ditjen Imigrasi Aceh untuk menghadirkan layanan yang makin inklusif, akuntabel, dan menyentuh langsung kebutuhan warga,” ungkapnya.

Pelaksanaan Pasporia di area CFD Banda Aceh berlangsung lancar tanpa kendala. Kehadiran layanan tersebut sekaligus menunjukkan upaya Imigrasi Banda Aceh memperluas akses pelayanan dengan memanfaatkan ruang publik yang ramai dikunjungi masyarakat.

Imigrasi Banda Aceh menyatakan akan terus mengembangkan inovasi pelayanan publik agar pengurusan dokumen keimigrasian semakin mudah, cepat, dan dapat dijangkau masyarakat.(Why/*)