Nasional

Erupsi Anak Krakatau, Tiga Penerbangan di Bandara Sultan Iskandar Muda Dibatalkan

20
×

Erupsi Anak Krakatau, Tiga Penerbangan di Bandara Sultan Iskandar Muda Dibatalkan

Sebarkan artikel ini
Akibat Erupsi Gunung Anak Krakatau berdampak terhadap aktivitas penerbangan di sejumlah wilayah Sumatera dan Jawa. Sebaran abu vulkanik menyebabkan Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Jakarta ditutup, dan Pesawat Garuda Indonesia batal terbang dibatal terbang di Bandara Internasional Sultan Iskandar Muda (SIM) Blang Bintang, Aceh Besar, Minggu (6/9/2026). FOTO/ DOK DISHUB ACEH

posaceh.com, Kota Jantho — Erupsi Gunung Anak Krakatau berdampak terhadap aktivitas penerbangan di sejumlah wilayah Sumatera dan Jawa. Sebaran abu vulkanik menyebabkan Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Jakarta, ditutup sementara pada Minggu (6/9/2026).

Dampak penutupan tersebut turut dirasakan di Bandara Internasional Sultan Iskandar Muda (SIM) Blang Bintang, Aceh Besar. Sedikitnya tiga penerbangan dari dan menuju Bandara Sultan Iskandar Muda dibatalkan akibat kondisi tersebut.

General Manager Bandara Sultan Iskandar Muda, Rahmat Adil Indrawan, dikutip dari media ANTARA mengatakan pembatalan penerbangan dilakukan sebagai langkah untuk memastikan keselamatan penumpang dan kru pesawat.

“Pembatalan penerbangan ini dilakukan guna menjaga keselamatan baik penumpang maupun kru pesawat,” kata Rahmat Adil Indrawan di Blang Bintang, Minggu (6/9/2026).

Adapun penerbangan yang terdampak yakni Batik Air ID6898 rute Banda Aceh (BTJ)–Jakarta (CGK), serta penerbangan Garuda Indonesia GA140/141 dan GA146/147 dengan rute Banda Aceh–Jakarta.

Sementara itu, sebuah pesawat Garuda Indonesia yang melayani rute Jeddah–Jakarta terpaksa melakukan transit di Bandara Internasional Sultan Iskandar Muda, Blang Bintang, pada Minggu, menyusul penutupan sementara Bandara Soekarno-Hatta.

Rahmat menjelaskan, pihak operasional Bandara Sultan Iskandar Muda telah berkoordinasi dengan maskapai penerbangan dan sejumlah instansi terkait untuk memastikan penanganan terhadap penumpang yang mengalami penundaan maupun pembatalan penerbangan.

“Kami juga secara rutin melakukan pembaruan informasi terkait jadwal penerbangan yang terdampak erupsi Gunung Anak Krakatau,” ujarnya.

Ia mengimbau masyarakat yang akan melakukan perjalanan melalui Bandara Sultan Iskandar Muda untuk terus memantau perkembangan jadwal penerbangan dan berkoordinasi dengan pihak maskapai guna memastikan status penerbangan masing-masing.

Manajemen InJourney Airports Bandara Sultan Iskandar Muda, kata Rahmat, terus bersinergi dengan seluruh pemangku kepentingan di bandara untuk memberikan pelayanan kepada seluruh pengguna jasa bandara selama kondisi penerbangan terdampak erupsi Gunung Anak Krakatau.

“Kami berharap bencana erupsi Gunung Anak Krakatau ini dapat segera teratasi sehingga aktivitas penerbangan dapat kembali berjalan normal,” pungkasnya.(Hadi)