posaceh.com, Kutacane – Sebanyak 20 orang siswa Sekolah Menegah Kejuruan Pembangunan Pertanian (SMK PP) Negeri, Kutacane Kabupaten Aceh Tenggara melaksanakan program praktek kerja industri (Prakerin) dipabrik tepung Tapioka Alue Bu, Peureulak, Aceh Timur.
Praktek kerja diunit usaha dan industri dilaksanakan sejak awal Agustus hingga September 2021 atau selama dua bulan dipabrik tepung tapioka gunung Seulawah.
Siswa selama praktek dipabrik tepung diajarkan siswa mulai dari proses produksi pengolahan tepung sampai produksi dan pemasaran sesuai dengan tuntutan kurikulum dan tuntutan kelas industri dan diharapkan siswa akan mandiri dan siap kerja serta berwirausaha.
Pengusaha Tepung tapioka Zubir kepada media ini menyebutkan tepung tapioka dan mocaf diproduksi sejak tahun 2019 dan produksi tepung sudah dipasarkan ke seluruh wilayah Aceh.
Untuk tahun-tahun mendatang pabrik tepung tapioka akan terus dikembangkan meskipun modal masih minim, dan juga pasokan bahan baku yang masih kurang di Aceh dan mesti didatangkan dari luar daerah. “Pemasaran masih terkendala selama pandemi ini ” ujar Zubir.
Daya beli kurang, namun tetap mempertahankan produksi dan berharap setelah pandemi, pemasaran akan membaik dan mempertahankan produk.
Kepala SMK PP Kutacane, Muhammad SP MP mengapresiasikan dan mengucapkan terima kasih kepada PT.Megah Tani yang telah memfasilitasi siswa nya magang prakerin sesuai tuntunan SMK dan tuntutan kelas industri serta pencapaian kompetensi siswa di bidang industri.(MH)











