Daerah

Sepanjang Januari Hingga Februari 2022, DPKP Gayo Lues Mencatat 9 Kasus Kebakaran Terjadi di Wilayah Negeri Seribu Hafizd

2183
×

Sepanjang Januari Hingga Februari 2022, DPKP Gayo Lues Mencatat 9 Kasus Kebakaran Terjadi di Wilayah Negeri Seribu Hafizd

Sebarkan artikel ini
Kepala DPKP Kabupaten Gayo Lues Suprinadi STTP MAP, saat dikonfirmasi diruang kerjanya di Kota Blangkejeren, Senin (22/2022). FOTO/ KAMAL GAYO

posaceh.com, Blangkejeren – Sepanjang Januari hingga Februari 2022,Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kabupaten Gayo Lues mencatat 9 kasus kebakaran yang terjadi di wilayah Negeri Seribu Hafizd.

“Dari sembilan kasus kebakaran tersebut tiga kasus terjadi selama Januari 2022, sementara bulan Februari 2023 mencapai enam kejadian, dan objek yang paling banyak terbakar adalah lahan Sere Wangi milik masyarakat,” ungkap Suprinadi, SSTP MAP, Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamat (DPKP) Kabupaten Gayo Lues, di Ruang kerjanya Senin (21/2/2022).

Menurutnya, satu kejadian kebakaran terjadi pada objek yakni, kebakaran Tipe C yaitu Konseleting listrik,dan lain sebagainya,”Dari sembilan kasus kebakaran itu, mayoritas terjadi dilahan Sere Wangi milik warga,” kata Suprinadi STTP MAP

Kabid Pemadam Penyelamatan Sarana dan Prasarana Damkar DPKP Gayo Lues Sufianto ST.
FOTO/ KAMAL GAYO

Penyebab kebakaran dari 9 kejadian itu, akibat korsleting listrik. Sisanya kebakaran lahan yang disebabkan kelalaian warga yang membakar sampah kemudian ditinggalkan sebelum dipadamkan. “Alhamdulillah tidak ada korban jiwa,hanya kerugian materil saja,” kata dia.

Suprinadi mengatakan, kasus kebakaran yang terjadi sejak Januari hingga Februari 2022 tersebut, semuanya bisa ditangani DPKP dengan mengerahkan petugas dan mobil damkar.

Dari 9 kasus kebakaran itu, salah satu yang paling besar adalah kejadian kebakaran lahan mencapai puluhan hektare (Ha) yang terjadi di hutan garapan warga Gayo Lues pada umumnya.

Tujuh Armada Damkar Stanbay 2×24 jam Dinas DPKP Gayo Lues.
FOTO/ KAMAL GAYO

“Bahkan, pada Minggu 20 Februari 2022 kemaren, saat memadamkan api di area lahan Sere Wangi Warga Blewer Kecamatan Blangkejeren dan lahan Sere Wangi Warga Reco/ Sangir Kecamatan Dabun Gelang Gayo Lues satu 3 unit Mabil Damkar ikut memadamkan api tersebut,” tutur Suprinadi.

Hal sama dikatakan Kabid Pemadam Penyelamatan Sarana dan Prasarana Damkar Gayo Lues Sufianto ST, bahwa di tahun 2022 ini banyak kebakaran yang telah ditangani oleh Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Gayo Lues ada 9 lokasi yang telah ditangani, “Alhamdulillah tidak ada korban jiwa hanya kerugian meterial saja,namun kami berupaya semaksimal mungkin untuk melakukan tugas penyelamatan lahan warga dari kobaran api,” ujarnya.

Pun demikian lanjut Sufianto, terjadinya kebakaran lahan Sere Wangi masyarakat di Kabupaten Gayo Lues ini, hawa panas sudah mulai datang, sehingga pemilik lahan mudah lalai saat membakar terkadang lupa mematikan api. “Kepada pemilik lahan agar jangan lalai jika membakar sampah dilokasi lahan atau membuang sisa rokok di Area Sere Wangi agar tidak terjadi kebakaran dilahan tersebut,” jelasnya.

Selain itu kata Kabid Pemadam Penyelamatan Sarana dan Prasarana Damkar Gayo Lues ini, juga dihimbau kepada warga agar tidak membakar sampah sembarangan, apalagi ditinggalkan dalam keadaan masih menyala. Hal ini akan memicu kebakaran terlebih saat musim kemarau dan angin kencang. “Partisipasi aktif masyarakat adalah yang paling penting dalam aspek kesiagaan terhadap bencana kebakaran,jika kita menjaga alam maka alam akan menjaga kita,” tutup Sufianto berharap. (KG)