Daerah

Sepanjang 2021, BSI Kucurkan Rp 1,6 T untuk KUR

2381
×

Sepanjang 2021, BSI Kucurkan Rp 1,6 T untuk KUR

Sebarkan artikel ini
Regional CEO BSI Aceh, Wisnu Sunandar, memaparkan capaian Bank Syariah Indonesia pada gathering bersama awak media di gedung UMKM Center BSI, Kamis (17/2/2022). FOTO ABDUL MUIZ

posaceh.com, Banda Aceh – Bank Syariah Indonesia (BSI) Regional I Aceh sepanjang tahun 2021 yang lalu telah mengucurkan dana sebesar Rp 1,6 triliyun rupiah untuk pembiayaan program Kredit Usaha Rakyat (KUR) untuk Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM).

Regional CEO BSI Aceh, Wisnu Sunandar, kepada wartawan mengatakan, dana Rp 1,6 Triliyun rupiah yang dikucurkan oleh BSI dalam pembiayaan KUR untuk UMKM itu melebihi kuota yang diberikan oleh Pemerintah.
“Kuota yang diberikan kepada BSI sebesar Rp 1,4 Triliyun rupiah, tapi sepanjang tahun lalu kita telah salurkan dana KUR sebesar 1,6 triliyun rupiah,” katanya saat Gathering bersama wartawan, di Gedung UMKM Center BSI, Kamis (17/2/2022).

Ia juga mengatakan, tahun 2022 BSI Regional I Aceh mendapat tambahan dana menjadi Rp 2,4 triliyun untuk pembiayaan KUR. “Tahun ini untuk KUR BSI mendapatkan tambahan dana sebesar satu triliyun, jadi totalnya untuk KUR dari Rp 1,4 triliyun rupiah menjadi Rp 2,4 triliyun rupiah,” ujarnya.

Menurut data, ada 30 ribu nasabah UMKM yang telah mendapatkan kucuran dana KUR BSI, ia mengatakan, BSI akan terus meningkatkan pelayanan untuk nasabah terutama melalui layanan e-channel.
“Jadi BSI akan terus meningkatkan layanan perbankan terutama melalui e-channel dimana nasabah BSI akan dimudahkan dengan layanan mobile banking yang dapat memudah nasabah melakukan transaksi dimana saja, ketimbang harus pergi ke cabang,” ungkapnya.

Ia menjelaskan, saat ini BSI telah menyelesaikan perbaikan untuk layanan Anjungan Tunai Mandiri (ATM) di seluruh Aceh. “Dari 700 ATM yang ada kita sudah mengganti 223 mesin ATM, diantaranya 58 mesin ATM setor tarik atau kita sebut dengan CRM, untuk tahun 2022 kita akan tambahkan lagi 62 mesin ATM, 44 untuk mengganti mesin yang lama dan sisanya mesin baru yang akan dipasang,” pungkas Wisnu. (Muiz)