Olahraga

PSAB Aceh Besar Lumat Tuan Rumah FC Matador 4-1

729
×

PSAB Aceh Besar Lumat Tuan Rumah FC Matador 4-1

Sebarkan artikel ini
Pemain PSAB mencoba menyundul bola ke dalam gawang FC Matador dalam laga persahabatan di Stadion Matador, Meunasah Papeun, Kecamatan Krueng Barona Jaya, Aceh Besar, Rabu (16/4/2025) sore. FOTO/BEDU SAINI

posaceh.com, Banda Aceh – PSAB Aceh Besar kembali menunjukkan kelasnya sebagai tim Liga 4 Nasional seusai melumat tuan rumah FC Matador 4-1 dalam laga persahabatan di Stadion Matador, Meunasah Papeun, Kecamatan Krueng Barona Jaya, Aceh Besar, Rabu (16/4/2025) sore.

Laga yang dipimpin wasit Riyan berlangsung seru, di mana pemain PSAB yang dimotori Luthfi terus menggebrak area pertahanan FC Matador, sehingga praktis permainan berlangsung setengah lapangan pada 10 menit babak pertama.

Sejak kickoff babak pertama dimulai pukul 17.14 WIB, PSAB terus melakukan serangan dari berbagai sisi dengan memanfaatkan lebarnya lapangan, khususnya melalui sektor sayap. Rahmad Al Zikri yang berada di posisi sayap kerap membahayakan gawang Matador.

Anak muda satu ini yang dikenal dengan panggilan ‘Grek’ terus menunjukkan performa yang makin meningkat. Berbagai serangan dari sayap mampu dilaksanakannya dengan baik.

Pemain PSAB mengepung pemain FC Matador yang sedang menggiring bola dalam laga persahabatan di Stadion Matador, Meunasah Papeun, Kecamatan Krueng Barona Jaya, Aceh Besar, Rabu (16/4/2025) sore. FOTO/BEDU SAINI

Iklil yang gagal melakukan adu penalti pada final Liga 4 Aceh melawan Persidi Idi juga memperlihatkan permainan yang semakin menarik. Permainan satu dua atau dari kaki ke kaki yang ditunjukkan para pemain PSAB mampu membuat pemain Matador kewalahan mempertahankan daerah pertahanannya.

PSAB sebenarnya sudah memiliki peluang, striker PSAB tinggal berhadapan dengan kiper Matador, tetapi tendangannya berhasil diblok, sehingga tidak menjadi gol.

Dalam laga yang sama-sama menjaga tidak melakukan tekel keras, adu fisik hanya seadanya untuk memblok atau mencuri bola dari lawan. Kerja keras para pemain PSAB yang memperlihatkan permainan indah akhirnya membuahkan hasil.

Melalui sebuah skema serangan dari sayap, diteruskan ke area kotak penalti Matador, gawang Matador jebol pada menit ke-12 dan skor berubah menjadi 1-0 untuk PSAB.

Walaupun sudah unggul, para pemain PSAB tidak menggendurkan serangan, terus memperlihatkan permainan dari kaki ke kaki, hanya sekali-kali salah dalam memberi umpan bola, mengarah ke pemain Matador.

Dalam melakukan serangan sampai luar kotak penalti Matador, jika tidak berhasil membongkar pertahanan, maka dioper kembali ke bek PSAB, sebagai pancingan pemain Matador naik.

Begitu pemain Matador naik, maka dioper kembali ke gelandang, Lutfhi dan Ayi sebagai pengatur serangan kembali dengan memanfaatkan sayap untuk mendobrak area pertahanan tuan rumah.

Di tengah keasyikan menyerang, pemain Matador melakukan serangan balik yang berbuah gol. Memanfaatkan sektor sayap, bola dioper ke area tengah dekat kotak penalti dan seorang pemain Matador melakukan tendangan mendatar ke kiper PSAB, Muhammad Nailul Autahri.

Pemain Matador mengangkat kedua tangannya seusai mencoba menghadang pemain PSAB dalam laga persahabatan di Stadion Matador, Meunasah Papeun, Kecamatan Krueng Barona Jaya, Aceh Besar, Rabu (16/4/2025) sore. FOTO/BEDU SAINI

Nailul tidak menangkap dengan sempurna, bola mengenai badannya dan memantul yang langsung disambut dengan tendangan keras oleh pemain Matador ke dalam gawang PSAB. Blunder Nailul telah menyebabkan skor menjadi sama, 1-1 pada menit ke-24.

Melihat kondisi itu, pemain PSAB kembali meningkatkan tempo permainan dengan melakukan serangan bertubi-tubi ke area pertahanan Matador yang kerap melakukan serangan balik, tetapi cepat dipatahkan bek PSAB.

Akhirnya, PSAB balik unggul, melalui serangan dari sayap dioper ke samping kotak penalti dan bola dioper lagi ke Fahmi Rinaldi yang berdiri bebas dan gol pada menit ke-34. Skor pun berubah menjadi 2-1. Sampai akhir babak pertama, skor tidak berubah, Laskar Seulawah tetap unggul 2-1.

Memasuki babak kedua, pelatih PSAB, T Helza Rahmad mengganti pemain, termasuk kiper. Nailul keluar dan digantikan dengan Ade Reza Sahputra. Striker juga diganti, mantan pemain Persiraja dengan postur tubuh tinggi besar, Fahrizal Dillah masuk ke lapangan.

Tidak perlu menunggu lama, menit ke-7 babak kedua, Fahrizal berhasil menjebol gawang Matador seusai mendapat umpan matang dari sayap dan skor berubah menjadi 3-1.

PSAB kembali memperlebar keunggulan menjadi 4-1, seusai Fahrizal kembali menjaringkan bola ke gawang Matador pada menit ke-8 babak kedua. Skor pun berubah menjadi 4-1.

Pemain Matador tetap berusaha memperkecil kedudukan, tetapi serangkaian serangan yang dilakukan berhasil diamankan oleh kiper PSAB, Reza. Seperti tendangan dari luar kotak penalti, berhasil ditangkapnya dengan baik.

Sampai babak kedua berakhir, keunggulan PSAB Aceh Besar tidak berubah, tetap 4-1. Hasil itu menjadi kemenangan kedua berturut-turut, setelah sehari sebelumnya, mengalahkan tuan rumah FC Karya Utama Lamreung dengan skor 4-2.

Dari laga ini, bisa menjadi modal untuk mengarungi Liga 4 Nasional di Surabaya, Jawa Timur. Tetapi, tentunya dengan lawan lebih berat, juara 1 sampai 3 Liga 4 dari masing-masing provinsi.(Muh)