posaceh.com, Kota Jantho – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Besar melalui Badan Kesbangpol Aceh Besar melaksanakan Sosialisasi Pelatihan Bela Negara Kepada Santri di Dayah Ruhul Falah, Gampong Leupung Riwat, Kecamatan Kuta Malaka, Aceh Besar, Sabtu (23/10/2021) .
Sosialisasi yang berlangsung di aula dayah tersebut dibuka Wakil Bupati (Wabup) Aceh Besar, Tgk H Husaini A Wahab. Dalam sambutannya Waled Husaini sapaan akrab Wabup Aceh Besar mengatakan, generasi muda termasuk santri merupakan pihak yang berada di garda terdepan dalam bela negara dan menjaga menjaga bangsa. Wabup yang akrab disapa Waled ini juga berpesan kepada generasi muda agar tetap teguh dalam menjaga kemerdekaan yang diraih melalui perjuangan dan darah para pahlawan bangsa pada zaman dulu.
“NKRI (Negara Kesatuan Republik Indonesia) tetap harga mati, tapi jangan mati karena harga. Pada masa penjajahan, mempengaruhi rakyat Indonesia melalui adu domba di bidang agama. Untuk itu, kita semua khususnya generasi muda siap membela negara dan menjaga menjaga bangsa sesuai dengan tupoksi masing-masing,” jelas Waled Husaini.
Wabup Aceh Besar juga berharap generasi muda agar tidak ikut-ikutan bergabung dengan organisasi terlarang di Indonesia serta jangan mudah terpengaruh dengan narkoba dan kegiatan negatif lainnya. Sebaliknya, tambah Waled Husaini, pemuda sebagai generasi penerus bangsa harus selalu berpikir dan berbuat positif.
Sementara itu, Kepala Badan Kesbangpol Aceh Besar yang juga Ketua Panitia, Sofian SH, menyampaikan, sosialisasi selama satu hari khusus untuk generasi muda agar tidak mudah disusupi oleh pengaruh asing. Selain itu, menurut Sofian, kegiatan tersebut juga sebagai ajang pembelajaran agar generasi muda mengetahui hak dan kewajibannya sebagai warga negara.
“Pemateri yang kami undang berasal dari Polres Aceh Besar, Kodim 0101/BS, serta Dinas Syariat Islam dan Badan Kesbangpol Aceh Besar,” ujar Sofian. Ia berharap peserta dapat mengikuti pelatihan ini dengan serius. Sehingga bermanfaat bagi mereka sendiri dan dapat disampaikan kepada teman di dayah-dayah lain atau kampung masing-masing. “Dengan cara seperti itu, kita sudah ikut membantu menangkal ancaman keutuhan NKRI,” pungkas Sofian. (Cboy/*)











