EkbisInternasionalNasional

Lihat Perbandingan Toyota Veloz Bensin dengan Veloz Hybrid

21
Toyota Veloz tampil di GIIAS 2025. FOTO/*

posaceh.com, Jakarta – Toyota Indonesia kini mengandalkan Veloz Hybrid sebagai tulang punggung baru di segmen MPV tujuh penumpang, setelah distribusi Veloz bermesin bensin resmi dihentikan di pasar domestik.

Keputusan ini sejalan dengan langkah PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) yang mulai mengalihkan fokus ke teknologi elektrifikasi.

Wakil Presiden Direktur TMMIN Bob Azam menyebut seluruh lini Veloz untuk pasar lokal telah ‘ditransfer’ ke hybrid demi efisiensi dan mengikuti tren industri.

“Ya, kita transfer semua ke hybrid. Enggak ada (pure ICE),” ujar Bob saat dikonfirmasi di Jakarta, Selasa (14/4/2026).

Data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) menunjukkan distribusi Veloz bensin memang terus menyusut sejak awal 2026.

Toyota Veloz Hybrid IIMS 2026. FOTO/*

Pada Januari hanya 49 unit, turun menjadi 14 unit pada Februari, dan nihil pada Maret. Sebaliknya, Veloz Hybrid justru mencatatkan wholesales 2.325 unit pada Maret 2026 dan menjadi model hybrid terlaris di Indonesia.

Sebagai pengganti, Veloz Hybrid hadir tanpa perubahan besar dari sisi desain. Tampilan eksterior dan interior masih mempertahankan karakter yang sama dengan versi konvensional, sehingga tetap terasa familiar bagi konsumen lama. Perbedaan utama terletak pada sektor dapur pacu.

Veloz Hybrid dibekali mesin 2NR-VEX berkapasitas 1.496 cc yang dikombinasikan dengan motor listrik, menghasilkan tenaga gabungan 111 PS atau sekitar 109,4 Tk pada 5.500 rpm.

Angka ini sedikit lebih besar dibandingkan Veloz bensin yang menghasilkan 106 PS.

Untuk torsi, motor listrik menyumbang hingga 141 Nm, sementara mesin bensin menghasilkan 121 Nm pada 4.000–4.800 rpm. Kombinasi ini membuat respons di putaran bawah terasa lebih kuat dibandingkan versi sebelumnya.(Muh/*)

Exit mobile version