posaceh.com, Jakarta – Kementerian Pekerjaan Umum (PU) tengah mengebut pembangunan sekolah rakyat. Menteri PU Dody Hanggodo menargetkan pada akhir bulan ini sebanyak 53 sekolah rakyat bisa selesai terbangun.
Hal ini disampaikan Dody saat melaporkan perkembangan pelaksanaan Instruksi Presiden (Inpres) Tahun 2026 dalam rapat kerja bersama Komisi V DPR RI, Selasa (2/6/2026).
Dody menyampaikan program pembangunan Sekolah Rakyat memperoleh alokasi anggaran terbesar, yakni Rp 19,95 triliun, dengan target 100 unit bisa selesai dibangun pada tahun ini.
Dia mengatakan saat ini 93 unit yang sedang dalam proses pengerjaan dan 7 unit dalam proses tender.
Secara total, progres fisik pembangunan telah mencapai 67,50%, dengan realisasi keuangan 44,33%. Nah dari total pengerjaan tersebut, sekitar 53 unit bisa selesai pembangunannya bulan ini.
“Untuk Sekolah Rakyat dengan pagu Rp 19,95 triliun dengan realisasi fisik 67,50% dan keuangan 44,33% dari total target 53 unit yang harus kami selesaikan di Juni 2026,” jelas Dody.
Selain pembangunan Sekolah Rakyat, Dody juga memaparkan progres sejumlah program prioritas lainnya. Misalnya, untuk penanganan irigasi daerah dengan pagu anggaran sekitar Rp 350 miliar, progres fisiknya telah mencapai 82,73% dengan realisasi keuangan 38,36%. Program tersebut ditargetkan mencakup area seluas 19.760 hektare.
Kemudian ada juga revitalisasi madrasah yang ditargetkan menyasar 856 unit. Sejauh ini pembangunan fisiknya tercatat sudah 41,88%.
“Untuk Penanganan Jalan Daerah, pagunya sebesar Rp 2,9 triliun dengan realisasi fisik 75,1% dan keuangan 5,9,49%. Untuk kawasan swasembada pangan, energi dan air di Wanam terdapat pagu sebesar Rp 3,23 triliun dengan progres fisik tercatat 12,67% dan keuangan 2,63%,” papar Dody.
Adapun untuk menuntaskan pekerja tersebut, Kementerian PU meminta adanya tambahan anggaran sebesar Rp 34,33 triliun pada Tahun Anggaran 2026.
Permintaan tambahan anggaran ini telah disampaikan kepada Menteri Keuangan melalui surat Menteri PU Nomor PR0201/B/Mn/2026/90 tanggal 22 Mei 2026.(Muh/*)
