posaceh.com, Kota Jantho – Kejuaraan daerah cabang olahraga Golf Aceh Series I Wilayah Barat 2026 resmi bergulir di Lapangan Golf Lhoknga, Aceh Besar, Sabtu (25/7).
Kejuaraan ini dibuka langsung oleh Ketua Pengprov Persatuan Golf Indonesia (PGI) Aceh, Muhammad Tanwir yang didampingi Said Bob Fuad beserta jajaran pengurus PGI Aceh.
“Alhamdulillah hari ini kita mulai perlombaan Series I untuk wilayah barat,” ujar Tanwir yang akrab disapa Baong saat membuka kejuaraan ini.
Tanwir menjelaskan, Kejurda Series I ini merupakan fase awal seleksi atlet. Setelah wilayah barat, rangkaian kejuaraan akan dilanjutkan ke Series II Wilayah Timur yang dijadwalkan berlangsung di Arun Golf, Kota Lhokseumawe, pada September mendatang.
Sebutnya, untuk seri wilayah barat kali ini, sebanyak 15 pegolf ambil bagian dari 4 Pengcab dan 2 klub anggota PGI Aceh. Kompetisi berlangsung selama dua hari, 25-26 Juli 2026, dengan format stroke play.
Dijelaskannya, hasil dari dua seri tersebut akan disaring menjadi delapan pegolf terbaik Aceh. Rinciannya, empat pegolf terbaik dari wilayah barat dan empat pegolf dari wilayah timur berhak melaju ke babak final di Sumatera Utara pada Oktober mendatang.
Tanwier mengatakan, delapan pegolf yang lolos ke final itulah yang akan diproyeksikan untuk berebut tiket menuju Pekan Olahraga Nasional (PON) NTB-NTT 2028.
“Kita mengharapkan delapan pegolf Aceh yang bertanding di final nanti dapat lolos seleksi dan kita persiapkan untuk mewakili PGI Aceh di PON NTB-NTT 2028. Target kita ada empat atlet yang bisa lolos ke PON,” kataTanwir.
Adapun atlet yang bertarung di Kejurda kali ini rata-rata berusia 17 hingga 32 tahun dan merupakan pegolf amatir binaan klub-klub di bawah Pengprov PGI Aceh, baik dari Banda Aceh maupun Pengcab kabupaten/kota.
Kepada para peserta, Tanwir berpesan agar menjunjung tinggi sportivitas dan integritas di lapangan. “Kita terus memantau perkembangan atlet amatir yang ada di klub-klub,” ujarnya.
“Bermainlah dengan kejujuran, itu modal dasar seorang pegolf. Kuasai lapangan, bangun fokus, atur strategi dan manajemen permainan dengan baik agar bola bisa masuk ke lubang sesuai titik yang dituju. Jaga fisik dan bermain sesuai aturan,” pesannya.
Ia juga menegaskan komitmen PGI Aceh untuk melahirkan pegolf dari putra daerah.
“Kita harapkan muncul pegolf-pegof junior Aceh yang mampu membawa nama daerah. Kita bina atlet murni putra daerah, tidak ada atlet luar,” tutup Tanwir. (Sdm/*).











