Daerah

Ketum Partai Golkar Umrahkan Ustad Korban Penusukan di Agara

1729
×

Ketum Partai Golkar Umrahkan Ustad Korban Penusukan di Agara

Sebarkan artikel ini
FOTO/ DOK GOLKAR AGARA L Ketua Partai Golkar Aceh Tenggara H Salim Fachri atas nama ketum Airlangga Hartarto menyerahkan langsung tiket keberangkatan umrah ustad Said Maulana dan bantuan uang tunai untuk pengobatan, di Kutacane, Senin (2/11/2020).

posaceh.com, Banda Aceh – Ketua Umum DPP Partai Golkar Dr Ir Airlangga Hartarto MBA memberikan perhatian khusus kepada Ustad Said Maulana, korban penusukan saat Ia memberikan ceramah maulid Nabi Besar Muhammad SAW di Desa Kandang Mbelang kecamatan Lawe Bulan, kabupaten Aceh Tenggara beberapa waktu lalu.

Adapun bentuk perhatian khusus tersebut adalah dengan memberangkatkan sang ustad umrah ke Tanah suci.

Ketua Partai Golkar Aceh Tenggara H Salim Fachri yang juga anggota DPR RI asal Aceh atas nama ketum Airlangga Hartarto menyerahkan langsung tiket keberangkatan umrah ustad Said Maulana dan bantuan uang tunai untuk pengobatan, di Kutacane, Senin (2/11/2020).

Saat penyerahan bantuan tersebut, Salim Fachri turut didampingi sekretaris partai Golkar Aceh Tenggara yang juga ketua DPRK Aceh Tenggara Denny, dan para pengurus Partai Golkar Agara serta Anggota DPRKnya.

Menurut Salim Fachri yang juga anggota DPR RI untuk periode ke II dari dapil I ini, Ketua Umum Partai Golkar merasa sangat prihatin atas kejadian yang menimpa Ustad Said Maulana, Iapun berharap agar kejadian serupa jangan lagi terulang apalagi Aceh daerah Serambi Mekkah, dimana seorang ustad dan penceramah sangat di muliakan. “Atas nama pribadi dan Partai Golkar saya sangat prihatin atas kejadian ini, semoga tidak terulang lagi,” terang Airlangga seperti disampaikan oleh Salim Fachri.

Sementara itu,ustad Said Maulana sangat berterima kepada partai Golkar khusus nya Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto atas perhatian yang sangat besar kepadanya,namun ustad Said Maulana minta izin agar bisa memberangkatkan ibunya melaksanakan umrah.

“Saya meminta izin, biarlah ibu kandung saya yang berangkat melaksanakan umrah, sebagai pengabdian seorang anak untuk orang tua,” terang Ustad Said Maulana.

Ustad Said Maulana juga berharap,agar dia tidak ditinggakan sendiri dalam mengemban musibah ini, Ia juga berharap agar pelaku dapat bertaubat.

“Saya berjanji, Insya Allah setelah sembuh nanti, saya akan menjumpai pelaku dan memaafkan nya dalam koridor silaturahmi, persoalan hukum biarlah pihak berwajib yang memutuskan,” tegas ustad Said Maulana. (T Azhari)