posaceh.Ramallah – Jet tempur Israel membombardir dengan rudal sebuah cafe di Tulkarem, Tepi Barat, Palestina pada Kamis (3/10/2024) malam. Serangan membabibuta itu menyebabkan meninggalnya 18 warga Palestina dan puluhan lain terluka
Kantor berita yang dikelola Otoritas Palestina, Wafa melaporkan serangan udara tersebut menghantam sebuah kafe di kamp pengungsi Tulkarem, Tepi Barat tempat banyak warga sipil berada.
Militer Israel mengakui telah melakukan serangan udara di Tulkarem dalam operasi gabungan dengan dinas keamanan Shin Bet. Israel mengklaim telah membunuh petinggi Hamas di Tulkarem dan pejuang Hamas penting lainnya.
Dilaporkan, terus terjadi peningkatan kekerasan di Tepi Barat sejak serangan mematikan Hamas terhadap Israel pada 7 Oktober 2023 dan perang di Jalur Gaza. Sejak saat itu, lebih dari 700 warga Palestina telah terbunuh ketika pasukan Israel meningkatkan serangan.
Israel beralasan berusaha membendung serangan mematikan Palestina terhadap warga Israel di Tepi Barat dan Israel. Militer Israel telah melakukan puluhan serangan udara di Tepi Barat yang diduduki sejak tahun lalu, tetapi biasanya menggunakan drone atau helikopter.
Seorang warga di daerah tersebut mengatakan kepada kantor berita AFP, jet tempur Israel menyerang satu kafetaria di gedung tiga lantai.. “Terdapat banyak korban di rumah sakit,” jelas warga tersebut, seraya mengatakan jumlah korban jiwa kemungkinan akan bertambah.
Pasukan Pertahanan Israel (IDF) mengatakan serangan itu telah membunuh Zahi Yaser Abd al-Razeq Oufi, yang dikatakan telah melakukan percobaan pengeboman mobil bulan lalu dan memasok senjata.
Namun, kantor berita Wafa mengutip seorang pejabat setempat mengatakan anak-anak dan orang lanjut usia dari beberapa keluarga tewas dalam serangan itu. Tulkarem, salah satu kota dan kamp pengungsi Palestina telah menjadi sasaran operasi militer besar Israel pada Agustus 2024 lalu.
Bulan lalu, Ketua Hak Asasi Manusia PBB Volker Turk mengatakan operasi besar Israel di Tepi Barat terjadi “dalam skala yang belum pernah terjadi dalam dua dekade terakhir ini.
Selama setahun terakhir, lebih dari 700 warga Palestina telah dibunuh oleh pasukan Israel di Tepi Barat, kata Kementerian Kesehatan Palestina. Sementara itu, setidaknya 24 warga Israel termasuk anggota pasukan keamanan telah dibunuh oleh penyerang Palestina pada periode yang sama, menurut pejabat Israel.(Muh)
