Dukung MPP Lambaro, Kemenag Aceh Besar Siap Buka Layanan Nikah dan Ibadah Haji

  • Bagikan
Penjabat Bupati Aceh Besar Muhammad Iswanto SSTP, MM dan Kepala Kankemenag Aceh Besar yang diwakili oleh Kasubbag tata usaha H Khalid Wardana SAg MSi, disaksikan Sekda Aceh Besar Drs Sulaimi MSi dan Kepala DPM PTSP Agus Husni SP memperlihatkan dokumen perjanjian kerja sama pelayanan Kemenag di MPP Aceh Besar di laksanakan di aula Dekranas Jalan Bandara SIM Kecamatan Ingin Jaya, Kamis (24/11/2022). FOTO/ DOK KANKEMENAG ACEH BESAR

posaceh.com, Kota Jantho – Dalam rangka meningkatkan fasilitas dan kualitas layanan kepada masyarakat dan menyahuti berfungsinya Mal Pelayanan Publik (MPP) di Lambaro, Kecamatan Ingin Jaya, Aceh Besar, Kantor Kementerian Agama Kabupaten Aceh Besar bersama Organisasi Perangkat Daerah dan instansi vertikal lainnya berkomitmen dan bekerja sama untuk mewujudkan berbagai pelayanan publik secara terpadu.

Penanda tanganan perjanjian kerja sama di laksanakan di aula Dekranas Jalan Bandara SIM Kecamatan Ingin Jaya, Kamis (24/11/2022).

Untuk layanan dari instansi Kementerian Agama, penanda tanganan kerja sama di lakukan oleh Penjabat Bupati Aceh Besar Muhammad Iswanto SSTP, MM dan Kepala Kankemenag Aceh Besar yang diwakili oleh Kasubbag tata usaha H Khalid Wardana SAg MSi, disaksikan Sekda Aceh Besar Drs Sulaimi MSi dan Kepala DPM PTSP Agus Husni SP.
Keberadaan mal pelayanan publik (MPP) yang letaknya sangat strategis di Pusat Pasar Lambaro telah lama dinantikan oleh masyarakat Aceh Besar.
Dengan adanya MPP akan memudahkan berbagai pelayanan terhadap kebutuhan masyarakat bahkan menghemat waktu dan biaya.
Dalam sambutannya Pj Bupati Aceh Besar Muhammad Iswanto menyampaikan bahwa kegiatan ini sebagai bentuk komitmen bersama dalam menyukseskan penyelenggaraan MPP yang telah lama dinantikan masyarakat Aceh Besar.
“Kehadiran MPP dapat memberikan kemudahan, kecepatan dan keterjangkauan (waktu dan biaya) bagi masyarakat yang jauh dari ibukota Kabupaten, dengan mengubah struktur dan prosedur birokrasi dan menciptakan efesiensi administrasi,” ujarnya.

“Dengan adanya pelayanan secara terpadu akan memberikan keamanan dan kenyamanan kepada masyarakat untuk mendapatkan pelayanan dengan maksimal,” kata Iswanto lebih lanjut.

Selain itu menurut Iswanto, kehadiran MPP untuk mewujudkan reformasi birokrasi dan mengubah prilaku dan sikap birokrasi yang condong kearah paradigma new public service dan berorientasi pada pemberian layanan yang berkualitas bagi masyarakat.

Sementara Kasubbag tata usaha Kemenag Aceh Besar H Khalid Wardana, dengan kehadiran MPP ditargetkan pertengahan desember 2022 beberapa pelayanan publik dari instansi Kemenag akan di buka di MPP Lambaro antara lain pendaftaran dan administrasi ibadah haji dan umrah, administrasi dan konsultasi pernikahan dan rujuk, administrasi di bidang pendidikan madrasah dan pondok pesantren, pendaftaran dan sertifikasi tanah wakaf.
“Nantinya di MPP tidak hanya kita layani administrasi pencatatan nikah, tetapi juga akan di fasilitasi ruang pernikahan, bagi yang butuh konsultasi masalah rumah tangga akan di layani oleh tenaga penghulu dan penyuluh agama, ungkap Khalid penuh optimis,” ujarnya.

Untuk itu pihaknya mengharapkan dukungan dari berbagai pihak agar pelayanan dapat berjalan maksimal. Selain Kemenag, instansi lain yang bergabung di MPP Lambaro yaitu imigrasi, Polres Aceh Besar, Polresta Banda Aceh, Kantor Pelayanan Pajak, Kejaksaan, Mahkamah Syar’iyah, BPN, Pengadilan Negeri, Badan POM, BPJS, PDAM, Bank Aceh, BP2MI dan OPD lainnya.(MarDG/*)

  • Bagikan