InternasionalOlahraga

Dua Bersaudara Marquez, Marc dan Alex Kuasai MotoGP Thailand

709
×

Dua Bersaudara Marquez, Marc dan Alex Kuasai MotoGP Thailand

Sebarkan artikel ini
Alex Marquez dan Marc Marquez melakukan selebrasi saat naik podium MotoGP Thailand, Minggu (2/3/2025). FOTO/REUTERS

posaceh.com, Bangkok – Dua bersaudara Marquez, Marc dan Alex berhasil menguasai balapan MotoGP Thailand 2025 di Sirkuit Buriram, Thailand, Minggu (2/3/2025) siang.

Marc Marquez yang sempat tertinggal dari adiknya, Alex membantah anggapan dirinya bermain-main seperti dituduhkan peraih posisi tiga, Francesco Bagnaia.

Marquez menjelaskan ada hal teknis berupa tekanan ban yang membuatnya mengatur tempo dalam persaingan dengan adiknya, Alex dan Francesco Bagnaia.

“Saya melihat akan dihukum karena tekanan ban, saya hampir saja kalah. Karena saya hampir memiliki margin 0,2 atau 0,3 per lap selama akhir balapan, jadi saya memutuskan bermain aman, tetap di belakang,” ujar Marc.

Marz Marquez berhasil memperlebar jarak dari adiknya, Alex Marquez yang berada di posisi dua pada MotoGP Thailand 2025, Minggu (2/3/2025). FOTO/AFP

Dia menegaskan mulai berusaha mengebut pada tiga putaran terakhir ketika jumlah putaran minimal ban telah diselesaikan dengan tekanan yang tepat.

“Bukannya saya main-main, tapi kecepatan ekstra yang memungkinkan saya untuk mengelola situasi itu,” tegasnya dilansir dari Motosan, seperti dikutip CNN.

Marquez pun menyatakan begitu gembira dengan hasil yang diraih di seri pembuka MotoGP 2025. Selain memenangi sesi full race, pemilik delapan gelar juara dunia itu juga menjadi yang terdepan dalam sesi sprint race.

“Saya sangat senang memulai tahap baru ini, dan akhir pekan ini luar biasa, ini seperti mimpi, ini sesuatu yang luar biasa,” ucap Marquez.

Eks jagoan tim Repsol Honda itu merasa lebih nyaman mengendarai motor Ducati Desmosedici tahun ini dibanding musim lalu ketika masih bergabung di tim Gresini.

Kendati demikian Marquez tak mau gegabah memandang musim ini berdasarkan hasil pada balapan pembuka.

“Tetapi kita berada di MotoGP dan mustahil bisa merasakan perasaan yang sama setiap pekan. Jadi kami harus tetap menjejak tanah dan fokus 100 persen,” ujarnya.(Muh/*)