Pemko Banda Aceh

DLHK3 Banda Aceh Atasi Sampah Sungai dengan Kubus Apung

1947
×

DLHK3 Banda Aceh Atasi Sampah Sungai dengan Kubus Apung

Sebarkan artikel ini
Petugas kebersihan DLHK3 Banda Aceh sedang membersihkan dan mengambil sampah-sampak sungai yang ada dalam kubus apung, di Krueng Daroy, Jumat (13/8/2021). FOTO/ MC BANDA ACEH

posaceh.com, Banda Aceh – Dinas Lingkungan Hidup Kebersihan dan Keindahan Kota

(DLHK3) Banda Aceh terus berupaya meningkatkan kebersihan dan keindahan kota termasuk kebersihan sungai di wilayah. Salah satunya dengan memasang kubus apung di dua titik, yakni di Krueng Daroy dan Krueng Doy Lampaseh.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kebersihan dan Keindahan Hamdani KotaBasyah, SH

Kepala DLHK3 Banda Aceh Hamdani Basyah, SH menilai, pemasangan kubus apung ini sangat efektif karena memudahkan petugas dalam melakukan pembersihan. “Sangat memudahkan petugas dalam mengangkut sampah. Kalau kita pakai jaring, (sampah) di bagian tengah susah kita ambilnya, apalagi ketika air tinggi tapi kalau pakai kubus ini petugas bisa jalan diatasnya,” jelas Hamdani, Jumat (13/8/2021).

 

Selain memudahkan petugas dalam mengangkut sampah di sungai, kubus apung ini juga berfungsi untuk menahan sampah agar tidak sampai ke muara atau bibir pantai. Cara kerjanya akan menahan sampah apung dan menumpuk di sekitar kubus.

 

“Posisinya otomatis mengikuti ketinggian air, bahanya sangat kuat dari terbuat dari material HDPE dengan tambahan jaring dibawahnya. Mampu menahan sampah yang berasal dari hulu sungai supaya tidak mengalir ke laut,” katanya.

 

Ia mengimbau kepada seluruh masyarakat kota agar tidak membuang sampah sembarangan, apalagi membuang ke aliran Krueng Daroy karena selain mengotori juga bisa menyebabkan banjir. “Terlebih saat ini musim hujan, jika volume sampah di Krueng Daroy meningkat bisa menyebabkan banjir juga,” ujarnya.

 

Ia berharap, masyarakat semakin meningkatkan kesadaran dalam menjaga kebersihan Kota Banda Aceh tercinta. “Harapan kami tidak hanya tanggung jawab Pemerintah dan petugas kebersihan, namun indah dan bersihnya kota ini menjadi tanggungjawab bersama seluruh warga,” pungkas Hamdani Basyah.

 

Sementara itu, Kasi Operasional Kebersihan Dian Adiyanto mengatakan dalam upaya mengatasi sampah yang mengalir lewat Krueng Aceh, pihaknya rutin memantau di sepanjang bantaran sungai.

 

“Petugas kita rutin memantau bantaran sungai, biasanya sampah menumpuk di dermaga Lampulo tempat kapal berlabuh,” katanya.

 

Seperti diketahui, Wali Kota Banda Aceh, Aminullah Usman, SE.Ak MM dalam berbagai kesempatan sering meminta warga agar selalu menjaga kelestarian sungai.

 

Aminullah berharap, kesadaran warga untuk menjaga lingkungan terus meningkat, paling kurang warga tidak lagi membuang sampah sembarangan, apalagi membuang sampah ke sungai.(MarDG/Rel)