News

Densus 88 Umumkan Pemenang Lomba Video Kontra Narasi IRET di Aceh

26
×

Densus 88 Umumkan Pemenang Lomba Video Kontra Narasi IRET di Aceh

Sebarkan artikel ini
Para siswa pemenang Lomba Video Konten Kontra Narasi Intoleransi, Radikalisme, Ekstremisme, dan Terorisme (IRET) dari Satgaswil Aceh Densus 88 AT Polri dalam rangka memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia mendapat piagam penghargaan yang diserahkan di SMKN 5 Telkom Banda Aceh, Selasa (18/8/2026). FOTO/ DOK MPA

posaceh.com, Banda Aceh – Satgaswil Aceh Densus 88 AT Polri mengumumkan pemenang Lomba Video Konten Kontra Narasi Intoleransi, Radikalisme, Ekstremisme, dan Terorisme (IRET) dalam rangka memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Pengumuman sekaligus penyerahan hadiah berlangsung di SMKN 5 Telkom Banda Aceh, Selasa (18/8/2026), dengan melibatkan Dinas Pendidikan Aceh dan pihak sekolah sebagai mitra pelaksanaan.

Lomba tersebut menjadi bagian dari upaya membangun kesadaran pelajar agar lebih kritis dan bijak menghadapi arus informasi di media sosial. Para siswa didorong tidak hanya menjadi pengguna media sosial, tetapi juga ikut memproduksi konten positif yang menguatkan toleransi, persatuan dan kebhinnekaan.

Mengangkat tema “Merawat Kebhinnekaan di Hari Kemerdekaan: Bijak Bermedia Sosial, Tolak Bullying, dan Menjaga Persatuan dalam Bingkai Bhinneka Tunggal Ika”, peserta ditantang menyampaikan pesan melalui video berdurasi 30–90 detik dengan format vertikal 9:16.

Pengumpulan karya berlangsung 6–14 Agustus 2026. Seluruh karya kemudian menjalani proses penilaian pada 15–16 Agustus 2026.

Hasil penilaian menetapkan XI PF sebagai Juara I, XI TKJT 1 Juara II, X BP Juara III, dan X TKJ 1 sebagai Juara Favorit. Para pemenang mendapatkan hadiah berupa uang tunai dan sertifikat.

Sebagai bentuk apresiasi terhadap dukungan penyelenggaraan kegiatan, Satgaswil Aceh Densus 88 AT Polri turut menyerahkan plakat kepada Kepala SMKN 5 Telkom Banda Aceh.

Kabid SMK Dinas Pendidikan Aceh, Tarmidhi, S.ST., M.Si., hadir dalam kegiatan tersebut bersama jajaran Satgaswil Aceh Densus 88 AT Polri.

Melalui lomba ini, Satgaswil Aceh Densus 88 AT Polri berharap media sosial dapat dimanfaatkan pelajar sebagai ruang kreatif untuk memperkuat toleransi, menolak bullying, menjaga persatuan serta menyebarkan kontra narasi terhadap paham IRET.

Kegiatan tersebut sekaligus menempatkan pelajar sebagai bagian penting dalam membangun ekosistem digital yang sehat dan memperkuat ketahanan generasi muda terhadap narasi intoleransi, radikalisme, ekstremisme dan terorisme.(Tamam)