EkbisNasional

Daihatsu Sigra Raih The Best LCGC 7 Seater OTOMOTIF Award 2026

25
×

Daihatsu Sigra Raih The Best LCGC 7 Seater OTOMOTIF Award 2026

Sebarkan artikel ini
Daihatsu Sigra jadi The Best LCGC 7-Seater di OTOMOTIF Award 2026. FOTO/GridOto.com

posaceh.com, Jakarta – Tampilnya Daihatsu Sigra sebagai juara di kelas LCGC 7 Seater OTOMOTIF Award 2026 sebenarnya sudah kami duga. MPV berkapasitas 7 penumpang ini cemerlang karena mampu memenuhi ekspektasi para pengguna, dan itu telah terbukti selama bertahun-tahun.

Ekspektasi paling utama adalah set harga yang terjangkau untuk beragam kalangan. Daihatsu Sigra dijual mulai Rp 143,2 juta hingga termahal di Rp 186,8 juta.

Set harga seringan itu bisa terjadi karena Daihatsu Sigra menyediakan 2 pilihan mesin dan transmisi.

Betul, Daihatsu Sigra punya pilihan mesin 998 cc (1.0) dan 1.197 cc (1.2), dengan 2 opsi transmisi yaitu manual 5-percepatan dan otomatis 4-percepatan.

Di varian Daihatsu Sigra 1.0 D MT, harganya tak lebih dari Rp 150 juta yang mana untuk sebuah mobil baru harga itu terasa ramah di kantung.

Lalu di varian termahalnya yang memakai mesin 1.197 cc plus transmisi matik, konsumen mendapat Sigra yang lebih bertenaga, nyaman dan fungsional.
Kemudian soal akomodasi.

Daihatsu Sigra menyediakan bangku untuk 7 penumpang. Meski tubuhnya kompak dengan panjang 4.110 mm, tapi di dalam ia punya ruang yang layak hingga kursi baris ketiga.

Setelah jok depan diset untuk tester setinggi 168 cm, kursi baris kedua yang bisa dimaju-mundurkan (sliding) itu masih memberi jarak 8-15 jari antara lutut penumpang dengan sandaran jok depan.

Lalu saat jok baris kedua diset paling maju, jok baris ketiga masih memberi jarak 5-6 jari antara lutut penumpang dengan sandaran jok baris kedua.

Sehingga meski jok paling belakang bukanlah pilihan ternyaman bagi penumpang, namun akomodasinya masih layak ditempati orang dewasa.
Secara performa, Daihatsu Sigra juga memenuhi harapan. Kami sudah tes varian Daihatsu Sigra 1.2 yang punya tenaga 88 dk dan torsi 108 Nm.

Diteruskan ke roda depan dengan transmisi otomatis 4-percepatan, Sigra 1.2 AT ini bisa berlari 0-100 km/jam dalam 14,3 detik. Bukan mobil kencang, dan itu bisa diterima karena orientasi Sigra memang bukan ke arah sana.

Tapi jika membahas performa efisiensi, Sigra adalah jagonya. Masih dengan varian 1.2 AT di rute Dalam Kota ia bisa meraih 17 km/l.

Tentu pengetesan dilakukan dengan prosedur tetap yaitu 1 orang tester dan menerapkan prinsip eco driving.

Jika diisi penumpang lebih banyak, efisiensinya tidak seberkilau itu namun jelas ia tetap irit. Tak sulit baginya meraih 12-15 km/l di perkotaan meski tanpa eco driving.

Di rute Tol dengan kecepatan rata-rata yang tinggi (90 km/jam), Daihatsu Sigra mencapai kehematan 20,5 km/l. Irit sekali.
Sehingga bisa dikatakan Daihatsu Sigra yang hemat bensin itu juga sesuai dengan harapan konsumennya, terutama yang concern dengan budget transportasi.

Ini terasa pas karena pengguna Daihatsu Sigra sangat beragam. Tak hanya pribadi tapi juga meluas ke taksi online hingga armada mobil operasional. Semakin irit BBM, semakin hemat pengeluarannya membeli bensin dan jelas itu sebuah keunggulan.
Tak kalah penting adalah jaringan aftersales Daihatsu yang sangat tersebar. Tak cuma pulau Jawa sebagai utama, bengkel resmi Daihatsu hadir di Sumatra, Kalimantan, Sulawesi, Bali, Nusa Tenggara, hingga Papua.

Ini teramat penting bagi konsumen dalam konteks kepemilikan. Jaringan aftersales yang mudah dijangkau memberi lebih banyak ketenangan dan itu turut meyakinkan calon konsumennya untuk akhirnya membeli Daihatsu Sigra.
Dengan semua pertimbangan itu, tak heran jika Sigra dinobatkan sebagai yang terbaik di kelasnya. Daihatsu Sigra memberikan efisiensi BBM, akomodasi yang layak, dengan harga yang bersahabat.(Muh/*)