Pemkab Aceh Besar

Bupati dan Wakil Bupati Aceh Besar Tinjau Proses Seleksi JPT

14
×

Bupati dan Wakil Bupati Aceh Besar Tinjau Proses Seleksi JPT

Sebarkan artikel ini
Bupati Aceh Besar H Muharram Idris (Syech Muharram), bersama Wakil Bupati Aceh Besar Drs H Syukri A Jalil meninjau hari terakhir seleksi JPT Pratama, di Aula PDAM Tirta Mountala Aceh Besar, Lambaro, Kecamatan Ingin Jaya, Aceh Besar, Rabu (29/7/2026). FOTO/ WAHYU DESMI

posaceh.com, Kota Jantho – Proses seleksi terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama Aceh Besar hari ini Rabu (29/7/2026) berakhir, setelah dibuka sejak 11 Juni 2026.

Guna melihat dari dekat proses rekrutman atau seleksi calon Pimpinan Organisai Perangkat Daerah (OPD) Aceh Besar ini,
Bupati dan Wakil Bupati Aceh Besar H. Muharram Idris dan Drs. H. Syukri A. Jalil melakukan peninjauan langsung ke lokasi seleksi. Pada kunjungan ini Bupati dan Wakil Bupati Aceh Besar menyaksikan tahapan presentasi dan wawancara pada hari terakhir seleksi terbuka JPT di lingkungan Pemerintah Kabupaten Aceh Besar tahun 2026, berlangsung Di Ruang Rapat PDAM Tirta Mountala, Siron, Kecamatan Ingin Jaya, Aceh Besar, Rabu (29/7/2026).

Bupati Aceh Besar H. Muharram Idris menyampaikan, maksud peninjauan ini ingin melihat dari dekat model atau proses seleksi JPT ini.

Suasana hari terakhir seleksi JPT Pratama, di Aula PDAM Tirta Mountala Aceh Besar, Lambaro, Kecamatan Ingin Jaya, Aceh Besar, Rabu (29/7/2026). FOTO/ WAHYU DESMI

“Alhamdulillah hari ini kami dengan Wakil Bupati Aceh Besar Bapak Drs. H. Syukri A. Jalil dapat mengunjungi proses terakhir dari rekrutmen atau seleksi JPT untuk usulan kepala dinas. Kehadiran kami ingin melihat langsung proses ini, kami ingin lihat modelnya bagaimana?. Jadi kami lihat sudah sangat bagus, adanya keterbukaan antar peserta dengan Tim Pansel”, ujar Bupati yang akrab disapa Syech Muharram.

Menurut Syech Muharram, seleksi ini untuk melahirkan pimpinan OPD Aceh Besar yang betul-betul memiliki keahliannya. “Jadi seleksi ini sengaja kami laksanakan, kami ingin betul-betul lahir pimpinan-pimpinan OPD yang memang betul-betul ahlinya”, ujarnya.

Ia juga menyampaikan, bahwa berdasarkan laporan Tm Panitia Seleksi banyak Aparatur Sipil Negara (ASN) Aceh Besar yang tampil, memiliki visi misi dan antusias untuk mengikuti rekrutman ini.

“Jadi dengan pelaksaan seleksi ini, kami perlu melihat bakat dari para ASN di Aceh Besar yang sudah banyak tampil dan memiliki syarat. Menurut laporan panitia atau Tim Panitia Pelaksana banyak yang punya visi misi dan antusias menjadi kepala dinas”, ujarnya.

Menurut Bupati, JPT ini sudah dibuka sejak 11 Juni 2026 dan setelah dua kali perpanjangan ditutup pada 9 Juli 2026.

“Dari 12 dinas yang kita buka, 2 dinas yang belum mencukupi syarat, karena pesertanya hanya tiga orang, jadi masih kurang. Jadi pesertanya minimal harus empat calon baru bisa diuji kopetensinnya atau diseleksi. Sepuluh dinas yang sudah selesai seleksi, yaitu

Dinas Kesehatan, Dinas Pendidikan, Dinas Arsip, Sekretaris Dewan, Inspektorat, Dinas Sosial, Dinas Kominfo, Dinas Pertanian, Dinas Kelautan/Perikanan dan Badan Kesbangpol”, tuturnya.

Syech Muharram berharap dati sepuluh dinas yang sudah selesai seleksi dapat segera diusulkan ke BKN dan selanjutnya dapat dilantik menjadi kepala OPD definitif.
“Mudah mudahan dalam waktu dekat Tim Pansel sudah dapat menyimpulkan dan menyerahkan kepada Bupati dan kami akan bermuyawarah dengan Wakil Bupati, kemudian pihaknya akan mengusulkan ke BKN.

Insya Allah kita berharap minggu depan dapat kita lantik. Sekarang banyak dinas dinas di Aceh Besar yang belum definitif. Kita berharap nantinya mereka dapat bekerja dengan stafnya untuk mengasilkan layanan terbaik untuk masyarakat”, pungkasnya.(Why)