posaceh.com, Banda Aceh – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Banda Aceh bekerja sama dengan LSM Kast Aceh menyusun rencana Kontijensi (Renkon) epedemi wabah penyakit Mers, Ebola, Marbug, Flu Burung dan Sars di balai Kerukon Pemko Banda Aceh, Kamis, (2/9/2021).
Kepala BPBD Rizal Abdillah SSos M.Si melalui Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kota Banda Aceh Sabri, S.Sos kepada posaceh.com mengatakan, dalam penanggulangan bencana diharapkan keterlibatan semua pihak secara aktif, mulai dari Pemerintah, Akademisi, sektor swasta dan masyarakat.
“Penanggulangan bencana tidak bisa hanya dilakukan oleh Pemerintah sendirian atau masyarakat sendirian, dan hari ini bencana yang kita hadapi adalah penyebaran virus Covid-19, oleh sebab itu menanggulangi bencana ini perlu komitmen bersama,” katanya.
Menurut Sabri, idealnya Pemerintah dan masyarakat harus mampu mengenali dan memahami langkah antisipasi bencana infeksi penyakit menular secara terpadu yang terdokumentasi ke dalam rencana kontijensi.
“Saat ini Aceh belum memiliki rencana kontijensi Infeksi penyakit menular, maka dari itu hari ini, kami membahas rencana kontijensi tersebut agar kita semua dapat mengambil langkah pasti dalam pencegahan dan penanggulangan bencana ini,” ujarnya.
Ditegaskan Sabri, bahwa dokumen perencanaan itu wpenting, karena tanpa dokumen perencanaan, penanggulangan bencana akan membuang waktu yang sangat banyak, dan sebagai tujuan penyusunan rencana kontijensi agar Pemerintah Aceh baik Kota Banda Aceh memiliki rencana mantang dalam penanggulangan wabah penyakit menular selama lima tahun mendatang.
“Pentingnya dokumen perencanaan kontijensi memudahkan kita semua mengambil sikap untuk mengatasi wabah ini, selain itu dengan dokumen ini bisa menyamakan persepsi sekaligus meningkatkan pemahaman akan bencana penyakit menular,” pungkas Sabri SSos Kabid Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kota Banda Aceh saat mewakili Kalaksa BPBD Kota Banda Aceh, saat memberikan sambutan dalam acara penyusunan rencana Kontijensi (Renkon) epedemi wabah penyakit Mers, Ebola, Marbug, Flu Burung dan Sars, Kamis, (2/9/2021) di balai Kerukon Pemko Banda Aceh.(Muiz)











