HukrimNews

BNN Kota Banda Aceh Laksanakan Asistensi Ketahanan Keluarga Gampong Bersinar

1816
×

BNN Kota Banda Aceh Laksanakan Asistensi Ketahanan Keluarga Gampong Bersinar

Sebarkan artikel ini
Kepala BNN Kota Banda Aceh Hasnanda Putra, ST, MM, MT membuka Asistensi Pelaksanaan Program Ketahanan Keluarga Anti Narkoba di Hotel Kyriad Muraya, Banda Aceh, Selasa (21/09/2021).  FOTO/ HUMAS BNNK BANDA ACEH 

posaceh.com, Banda Aceh – Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Banda Aceh terus mengupayakan Program Prioritas Nasional BNN Tahun 2021 dengan melaksanakan Asistensi Pelaksanaan Program Ketahanan Keluarga Anti Narkoba melalui Seksi Pencegahan dan Pemberdayaan Masyarakat (P2M), di Hotel Kyriad Muraya, Banda Aceh, Selasa (21/09/2021).

Kepala BNN Kota Banda Aceh Hasnanda Putra, ST, MM, MT foto bersama dengan peserta Asistensi Pelaksanaan Program Ketahanan Keluarga Anti Narkoba di Hotel Kyriad Muraya, Banda Aceh, Selasa (21/09/2021). 
FOTO/ HUMAS BNNK BANDA ACEH

Kegiatan yang berlangsung sehari itu, menghadirkan narasumber dari DP3AP2KB Kota Banda Aceh Risda Zuraida, SE selaku Kabid Perlindungan Perempuan dan Anak untuk sesi anak didampingi Penyuluh Narkoba BNN Kota Banda Aceh Lukmanul Hakim, S.I.Kom.

 

Juga menghadirkan Psikolog IHanna Amalia, M.Psi untuk sesi orang tua yang didampingi Penyuluh Narkoba BNN Kota Banda Aceh Wardiah, A.Md. Keb. Asistensi ini mengundang lima keluarga dari salah satu Desa Bersinar di Kota Banda Aceh, Gampong Mulia dan dihadiri Keuchik Gampong Mulia Syukriadi.

 

Kepala BNN Kota Banda Aceh Hasnanda Putra, ST, MM, MT membuka Asistensi Pelaksanaan Program Ketahanan Keluarga Anti Narkoba sebagai kelanjutan dari Rakor Ketahanan Keluarga yang telah dilaksanakan.

 

Dalam sambutannya, Hasnanda menyampaikan kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman positif bagaimana pentingnya nilai berkomunikasi dalam keluarga. “Ketahanan keluarga selalu menjadi benteng utama dalam mencegah peredaran narkoba,” ujarnya.

 

Hasnanda juga mengingatkan pentingnya peran keluarga dalam memahami perilaku anak sehingga anak memiliki ketahanan diri dalam mengembangkan potensi diri. Asistensi dilaksanakan dalam bentuk permainan yang bertujuan mengembangkan komunikasi positif antara orang tua dan anak serta membantu para orang tua dan anak dalam memahami kualitas diri yang dimiliki.

 

Diakhir kegiatan, Plt. Sub Koordinator P2M Susi Erlita, SKM mengatakan kegiatan dilaksanakam sebanyak dua kali, dan ini menjadi pertemuan pertama.

“Asistensi Ketahanan Keluarga Anti Narkoba mengajak sebuah keluarga tergabung dalam simulasi dalam bentuk permainan untuk meningkatkan ketahan keluarga dan membentengi keluarga dari bahaya narkoba,” tutur Susi.

 

Menurutnya, peran keluarga sebagaimana elemen dasar dari masyarakat yang perlu berkontribusi membangun keutuhan desa yang mampu menanamkan dan melestarikan nilai-nilai penting dalam menghadapi kemajuan zaman sehingga dapat mewujudkan masyarakat yang sehat dan bebas dari narkoba.(MarDG/*)