posaceh.com, Jakarta – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika ( BMKG ) mengungkap berdasarkan data terbaru kini 10,4 persen wilayah Indonesia atau sekitar 73 zona musim (ZOM) telah memasuki musim kemarau per 20 April 2026. Simak daftar lengkapnya berikut ini.
“Berdasarkan jumlah ZOM, sebanyak 10,4 persen wilayah Indonesia (73 ZOM) mengalami Musim Kemarau,” tulis BMKG dalam unggahannya di Instagram, Kamis (23/4/2026).
Wilayah yang sudah masuk musim kemarau meliputi sebagian kecil Aceh, sebagian kecil Sumatera Utara, sebagian kecil Riau, sebagian kecil Kepulauan Riau, sebagian kecil Banten, sebagian kecil Jawa Barat, dan sebagian kecil Jawa Tengah.
Di Indonesia tengah dan timur, wilayah yang telah memasuki musim kemarau adalah sebagian kecil Bali, sebagian NTB, sebagian kecil NTT, sebagian Gorontalo, sebagian Sulawesi Tengah, sebagian Sulawesi Selatan, sebagian Sulawesi Tenggara, dan sebagian Maluku.
Dalam pembaruan sebelumnya, BMKG mengungkap baru 7,8 persen wilayah Indonesia yang memasuki musim kemarau hingga awal April.
Kondisi tersebut menjadi salah satu alasan masih tingginya curah hujan di beberapa wilayah.
Faktanya, awal April ini baru 7,8 persen wilayah Indonesia yang sudah masuk musim kemarau. Selebihnya masih musim hujan. Jadi wajar banget kalau daerahmu masih sering hujan,” terang BMKG pada Selasa (21/4/2026).
Selain itu, BMKG juga menjelaskan bahwa musim kemarau bukan berarti tidak ada hujan yang sama sekali, tetapi hujan turun dengan intensitas yang sangat rendah dalam periode tersebut.
Batas suatu wilayah masuk musim kemarau adalah saat curah hujan kurang dari 50mm per 10 hari (satu dasarian) dan berkelanjutan selama 3 dasarian berturut-turut.
Lebih lanjut, BMKG menjelaskan musim kemarau disebabkan oleh angin monsun Australia yang bergerak dari selatan ke utara Indonesia. Dengan demikian, musim kemarau juga akan datang bertahap dari selatan ke utara.
Menurut analisis BMKG, wilayah yang lebih dulu memulai musim kemarau berada di NTT, NTB, Bali, Jawa Timur, dan Jawa Tengah. Wilayah-wilayah ini diperkirakan mulai kemarau pada bulan April hingga Mei.
Sementara itu, sebagian besar Sumatra diperkirakan akan memulai kemarau pada bulan Juni, sementara sebagian besar Kalimantan dan Sulawesi diperkirakan akan memulai kemarau pada bulan Juli.(Muh/*)











