NasionalOlahraga

Bhayangkara FC Belum Terkalahkan di BRI Super League, Ini Rahasia Racikan Oscar Bruzon

15
×

Bhayangkara FC Belum Terkalahkan di BRI Super League, Ini Rahasia Racikan Oscar Bruzon

Sebarkan artikel ini
Duel Bhayangkara FC versus PSM Makassar pada laga pekan ketujuh BRI Super League di Stadion PKOR Sumpah Pemuda, Bandar Lampung, Senin (26/10/2026). FOTO/Dok. ileague.id

posaceh.com, Jakarta – Selain Persita Tangerang, Bhayangkara FC termasuk yang belum tersentuh kekalahan hingga pekan ketujuh BRI Super League 2026/2027.

Bhayangkara FC kini bercokol di posisi kedelapan klasemen sementara dengan 11 poin hasil dari dua kemenangan dan lima kali imbang.

Kinerja Bhayangkara FC layak diacungi jempol, mengingat tim yang bermarkas di Stadion Sumpah Pemuda, Bandar Lampung, itu mampu tampil impresif sejauh ini.

Dua kemenangan Bhayangkara FC diperoleh dari Isenmuang FC dan PSIM Yogyakarta.

Sementara hasil imbang diperoleh saat bersua Persebaya Surabaya, Dewa United, Arema FC, Madura United, serta PSM Makassar.

Oscar Bruzon, pelatih Bhayangkara FC. FOTO/Dok. ileague.id

Keberhasilan tim berjuluk The Guardian tersebut pastinya tak lepas dari formula ragam formasi dan strategi yang diterapkan sang pelatih, Oscar Bruzon.

Tuah Diharapkan Menular

Kendati terbilang wajah anyar di kasta teratas Indonesia, juru taktik asal Spanyol itu setidaknya mampu meracik tim terbaiknya dengan materi amunisi yang sebagian besar juga terbilang baru.

Nama-nama seperti Milan Ristovski, Allano Lima, Kevin Sibille, Mauricio Vera, Nehar Sadiki, Matías Ocampo, dan Anton Sojberg merupakan sederet pilar andalan di starting XI Bhayangkara FC.

Sebelum ke Indonesia, Oscar Bruzon menukangi tim beken India, East Bengal FC.

Selama di sana, dari 2024 hingga medio 2026, ia sukses mempersembahkan Indian Super League 2025/2026 kepada East Bengal FC.

Tuah itulah yang diharapkan menular ke Bhayangkara FC.

Oscar Bruzon tipikal pelatih yang selalu melakukan evaluasi setiap kali skuadnya usai melakoni laga. Kesalahan dijadikan cermin untuk tampil lebih baik lagi.

Menurut nakhoda tim berusia 49 tahun itu, timnya masih punya sederet pekerjaan rumah yang harus segera dituntaskan. Satu di antaranya ihwal penyelesaian akhir.

Bhayangkara FC, BRI Super League 2026/2027. FOTO/Dok. ileague.id

Evaluasi Plus Analisis

Menurut Oscar Bruzon, dalam laga yang berakhir dengan skor kaca mata itu, Bhayangkara FC gagal memaksimalkan sejumlah peluang.

“Penyelesaian akhir belum berjalan maksimal,” kata Oscar Bruzon.

Mengingat kompetisi masih panjang dan Bhayangkara FC dituntut untuk tampil prima di setiap laga, Oscar Bruzon dan para asisten pelatih tak pernah jemu melakukan evaluasi plus analisis.

“Kami harus menganalisis bagaimana cara kami bermain, mencari solusi, dan melihat hal-hal yang perlu dibenahi,” ujar Oscar Bruzon.

Kendati baru meraih dua kemenangan, Oscar Bruzon tetap yakin skuadnya akan meraih kemenangan berikutnya demi memanaskan persaingan di papan atas.

“Kami harus menganalisis bagaimana cara kami bermain, mencari solusi, dan melihat hal-hal yang perlu dibenahi,” lanjut Oscar Bruzon.

Ragam Formasi

Diakui sang pelatih, Bhayangkara FC bukan tak mungkin akan bernasib sial alias mengalami kekalahan.

Hanya, kekalahan jangan sampai membuat semangat seluruh pemain melemah.

Sebaliknya, Bhayangkara FC kudu cepat bangkit guna kembali ke jalur kemenangan.

“Jika tidak menang, kami harus mencari solusi. Kami ingin selalu menjadi tim yang memenangkan pertandingan,” kata Oscar Bruzon.

Satu hal lagi yang patut dibanggakan dari pelatih asal Spanyol itu, apalagi kalau bukan soal ragam formasi yang diusungnya.

Memaksimalkan materi yang ia punya, pelatih bernama lengkap Oscar Bruzon Barreras itu tidak terpaku hanya kepada satu formasi.

Kadang ia menerapkan pola 4-3-3, 4-2-3-1, dan di lain pertandingan mengusung formasi 3-5-2.

Bagaimana kiprah Bhayangkara FC bersama Oscar Bruzon selanjutnya, layak untuk ditunggu bersama.

Yang pasti, jika musim lalu Bhayangkara FC mampu finis di posisi kelima maka musim ini tentunya harus lebih baik lagi.(Muh/*)