posaceh.com, Jakarta – Ajang Chery Intetnational User Summit 2026 yang dihadiri Uzone.id menjadi momen peluncuran global generasi terbaru Chery Tiggo 7.
Di momen ini, Chery juga memperkenalkan Tiggo X7 yang lebih besar, gahar dan ganteng.
Kemunculan model anyar ini menandai langkah awal pabrikan asal China tersebut dalam merealisasikan rencana peluncuran empat kendaraan baru ke pasar global.
Diferensiasi visual tampak lewat kisi-kisi gril depan yang dibuat sedikit lebih lebar, tata ulang pada bemper dan side skirt, serta motif velg anyar.
Garis lampu utama LED kini dibuat lebih tegas dan menyudut, ditemani tonjolan modul di bagian atap yang berfungsi memayungi 20 sistem asistensi berkendara otonom.
Transformasi paling kontras justru hadir di area interior lewat tata letak kabin yang jauh lebih minimalis dan bersih.
Dasbor kini didominasi layar sentuh horizontal berukuran masif di bagian tengah, ditemani deretan tombol fisik model tuas (toggle switches) serta panel instrumen digital terpisah.
Lapisan kulit sintetis bermotif wajik masih dipertahankan, namun kini membungkus kursi baris depan yang sudah dibekali fungsi pijat, ventilasi pendingin, pemanas, dan sandaran kaki elektrik.
Nuansa kabin kian modern berkat lampu pencahayaan suasana (ambient light) yang melintang penuh di dasbor dan warnanya dapat disesuaikan.
Sektor performa tetap mempercayakan kombinasi bensin dan elektrifikasi. Pada tipe Super-Hybrid berteknologi plug-in hybrid (PHEV), Chery menyematkan fitur pengisian daya terjadwal (scheduled charging) agar pemilik mobil bisa mengisi ulang baterai tepat saat tarif listrik berada pada batas termurah atau di luar jam beban puncak.
Opsi mesin bensin standar serta varian self-charging hybrid juga diproyeksikan tetap melengkapi portofolio model ini.
Saat resmi dipasarkan nanti, Tiggo 7 akan dijual berdampingan dengan varian berkarakter lebih tangguh, Tiggo 7X.
Menjadi model pembuka untuk sub-lini penjelajah ringan bertajuk ‘Tiggo X’, kendaraan ini hadir dengan siluet bodi yang jauh lebih mengotak.
Fasad depannya didominasi gril beraksen sewarna bodi, dipadukan sorot lampu utama yang tajam serta ornamen pemanis bergaya kait derek (recovery hook).
Untuk mempertegas aura medan tanah, overfender dan bumper bawah dibalut pelindung plastik hitam, sementara bagian buritan menanggalkan lampu melintang milik Tiggo 7 dan menggantinya dengan sepasang lampu LED berbentuk huruf C.
Masuk ke bagian dalam, kabin Tiggo X7 mengadopsi arsitektur yang serupa dengan Tiggo 7 versi pembaruan (facelift), lengkap dengan layar sentuh horizontal dan instrumen digital terpadu.
Kepraktisan berkendara ditunjang tombol penyetelan kursi elektrik yang terpasang di panel pintu, ditemani aksen lampu suasana (ambient lighting) berbentuk persegi panjang.
Mobil ini tetap mempertahankan konfigurasi bangku lima penumpang, memosisikannya tepat di bawah Tiggo 8 yang berkapasitas tujuh penumpang.
Mengenai dapur pacu, Chery belum merilis data teknis resmi, namun besar kemungkinan mobil ini mewarisi opsi mesin bensin murni dan varian plug-in hybrid (PHEV) dari Tiggo 7 standar.
Kendati demikian, kemampuan lintas jalurnya ditingkatkan secara signifikan.
Mengusung konsep SUV penjelajah yang tetap ramah keluarga, Tiggo X7 dirancang dengan jarak pijak ke tanah (ground clearance) yang lebih tinggi serta ban bertapak tebal untuk kebutuhan off-road.
Pengemudi juga dibekali enam mode berkendara spesifik medan sulit, yang mencakup pengaturan untuk salju (Snow), lumpur (Mud), pasir (Sand), bebatuan (Rocks), hingga lintasan berair (Water Wading).
Terkait daya angkut beban, kapasitas tariknya tercatat mencapai 1.500 kg—berselisih 200 kg lebih rendah dibanding saudara seinduknya, Omoda X, yang diklaim sanggup menerjang genangan air hingga kedalaman 700 mm.(Muh/*)











