Internasional

Banjir Bandang Valencia Hancurkan 100.000 Unit Mobil dan Ribuan Unit Rumah

1476
×

Banjir Bandang Valencia Hancurkan 100.000 Unit Mobil dan Ribuan Unit Rumah

Sebarkan artikel ini
Seorang wanita meletakkan barang-barang miliknya yang rusak diterjang banjir saat anggota militer Spanyol bekerja membersihkan puing-puing di Aldaia, Valencia, Spanyol timur, Selasa (5/11/2024). FOTO/AFP

posaceh.com, Madrid – Banjir bandang yang meluluhlantakkan wilayah Valencia, Spanyol dan sekitarnya telah menyebabkan lebih dari 100.000 unit mobil rusak dan 217 orang tewas sampai Selasa (5/11/2024) malam.

Ribuan unit rumah juga mengalami kerusakan, mulai dari ringan sampai berat dan sejumlah infrastruktur jalan dan jembatan juga hancur. Pemerintah Kota Valencia langsung meminta bantuan kepada pemerintah pusat di Madrid sekitar Rp 532 triliun.

Presiden regional, Carlos Mazon menjelaskan paket tersebut akan mencakup bantuan untuk rekonstruksi rumah dan pembelian kendaraan baru untuk mengganti mobil yang rusak dan hancur diterjang banjir, seperti dilansir Bloomberg.

Saat ini, Valencia masih menghadapi dampak banjir dengan ratusan orang lainnya dinyatakan masih hilang. Jalanan tertutup lumpur dan lebih dari 100.000 mobil terkena banjir, menurut perkiraan awal dan banjir ini menjadi salah satu bencana alam terburuk sepanjang sejarah Spanyol.

Warga berjalan melewati tumpukan mobil bawaan banjir di De La Torre, selatan Valencia, Spanyol timur, pada 30 Oktober 2024. FOTO/AFP

Sedangkan upaya penyelamatan masih berlangsung dan pemerintah pusat yang dipimpin Perdana Menteri Sosialis Pedro Sanchez, mengatakan masih terlalu dini untuk menentukan kerusakan yang terjadi.

Pada Sabtu (2/11/2024) Sanchez mengumumkan pengerahan pasukan militer dan keamanan Spanyol terbesar ke wilayah yang dilanda banjir. Pemerintah Spanyol pada Selasa (5/11/2024) akan mengumumkan paket bantuan keuangan yang mencakup moratorium pajak penghasilan bagi korban banjir.

Badan asuransi bencana alam juga sedang memproses permintaan kompensasi dari para korban, meski belum merilis angkanya. Agen asuransi menangani bencana alam sehingga perusahaan asuransi tidak perlu menanggung biayanya.

Biaya kerugian yang diasuransikan diperkirakan jauh di atas €1 miliar atau sekitar Rp 17 triliun, menurut perkiraan awal kantor berita lokal, Morningstar.

Pada Senin (4/11/2024), wilayah tetangga Catalonia dilanda badai yang membanjiri jalan-jalan dan menghentikan layanan kereta api. Hujan paling deras berakhir pada malam hari, menurut pemerintah wilayah tersebut.(Muh/*)